Program Ketahanan Pangan, Pemerintah Kota Tangerang Bagikan Bibit Lele

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunjukkan lele yang sedang dibudidaya di Kolong Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. Sejumlah Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga memanfaatkan lahan kosong di Kolong Tol Becakayu, Jakarta Timur untuk dijadikan lokasi budidaya lele. Hasil budidaya tersebut dijual kepada warga dengan harga Rp 25 ribu perkilogram. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Warga menunjukkan lele yang sedang dibudidaya di Kolong Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. Sejumlah Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga memanfaatkan lahan kosong di Kolong Tol Becakayu, Jakarta Timur untuk dijadikan lokasi budidaya lele. Hasil budidaya tersebut dijual kepada warga dengan harga Rp 25 ribu perkilogram. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, TangerangDinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Banten, membagikan 104.000 bibit ikan lele ke seluruh kelurahan untuk program ketahanan pangan di masa pandemi. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Wawan Kuswanto di Tangerang mengatakan pembagian bibit ikan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga di tengah pandemi COVID-19.

    "Harapan kami, ikan ini dapat tumbuh dan dibudidayakan, sehingga selain bisa dikonsumsi secara pribadi, warga juga bisa menjualnya," kata Wawan, Selasa, 13 April 2021.
    Sebelumnya DKP Kota Tangerang juga membagikan pakan ikan sebanyak 80 kilogram ke masing-masing kelurahan dan pendampingan kepada warga.

    "Kami enggak langsung bagiin bibit ikan, kami juga telah melakukan survei tempat apakah layak atau tidak untuk dibantu." Dinas juga menyiapkan mentor untuk setiap kelompok.

    Jika setelah pembagian dan dipindahkan ke kolam ditemukan ada bibit ikan yang mati, DKP juga siap mengganti. "Bisa menghubungi kelurahan, kecamatan atau mentornya." 

    Warga yang mendapatkan bantuan mengaku senang dengan program ketahanan pangan ini. Hasilnya nanti dapat dinikmati warga, juga mendapatkan ilmu budidaya ikan. "Senang banget ya. Dengan pendampingan, kami jadi tahu dan sekarang telah mencoba budidaya, tinggal tunggu hasil aja," kata Warga RW 07 Kelurahan Cimone, Antonius.

    Baca: DKI Gelar Pasar Murah 8-30 Maret di 55 Pasar dan 2 Toko Tani

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.