Suara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Minggu: Beri Modal Usaha Juga

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satu titik bara masih terlihat di rubanah Pasar Anggar, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa siang, 13 April 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    Satu titik bara masih terlihat di rubanah Pasar Anggar, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa siang, 13 April 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pedagang di Blok C Pasar Minggu, Jakarta Selatan, atau yang dikenalnya juga sebagai Pasar Anggar, bernama Suminem, berharap adanya bantuan dari pemerintah setelah lapaknya ludes terbakar. Bantuan itu, kata wanita 67 tahun tersebut, bukan hanya sekadar tempat baru untuk berjualan.

    "Tapi juga modal usaha," kata Suminem kepada Tempo, Selasa, 13 April 2021

    Suminem adalah seorang penjual sayuran di lantai dasar Pasar Anggar. Wanita kelahiran Solo itu mengaku sudah 30 tahun berjualan sayur di pasar tersebut.

    Menurut Suminem, modal usaha diperlukan karena stok dagangannya juga turut terbakar. Dia mengatakan, hasil dari jualan sayur hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari atau tak cukup ditabung guna membuka lapak baru.

    "Saya juga nggak punya usaha lain," kata dia.

    Pada Senin sore itu, Suminem mengaku hanya membawa uang Rp 80 ribu ke rumah dari hasil jualan sayur. Sementara sebagian penghasilan lainnya telah dibelanjakan sayur-mayur yang rencananya akan di jual hari ini. Namun, sayur-sayuran yang ditinggalkan di lapak Pasar Anggar tersebut kini telah hangus terbakar.

    Sebelumnya, Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji, meminta PD Pasar Jaya selaku manajemen untuk merelokasi pedagang korban terdampak kebakaran di Blok C ke blok lain di kawasaran pasar tersebut.

    "Segera lakukan pendataan pedagang dan tempatkan di lokasi blok lain yang ada dan masih memungkinkan pedagang bisa tertampung," kata Isnawa ketika meninjau Blok C Pasar Inpres Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, 13 April 2021.

    Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri, meminta Pemprov DKI Jakarta mengganti rugi pedagang Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang terdampak kebakaran.

    Menurut dia, kebakaran di Pasar Minggu itu pukulan yang berat bagi para pedagang pasar, mengingat saat ini baru saja memasuki bulan Ramadan. “Duka yang mendalam, di saat kami sedang melipat gandakan barang dagangan, dagangan kami terbakar,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 April 2021.

    Baca juga: Pedagang Blok C Pasar Minggu Diminta Direlokasi ke Blok Lain

    M YUSUF MANURUNG | ANTARA | ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.