Bima Arya Ungkap Kronologi Penolakan Rizieq Shihab untuk Tes Usap di RS Ummi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Bima Arya Sugiarto

    Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Bima Arya Sugiarto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkap kronologi penolakan Rizieq Shihab menjalani tes swab PCR oleh RS Ummi Bogor. Ia mengungkapkan hal tersebut saat menjadi saksi di sidang Rizieq Shihab yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Rabu, 14 April 2021.

    Menurut Bima Arya, awalnya Satgas Covid-19 Kota Bogor menyarankan kepada Rizieq Shihab untuk melakukan tes usap di RS Ummi sebagai rumah sakit rujukan. Usulan itu, kata Bima disetujui oleh pihak Rizieq.

    Namun, kata Bima, ia mendapat informasi bahwa eks pimpinan FPI itu telah melakukan tes usap tanpa sepengetahuan RS Ummi. Ia mengatakan, keterangan tersebut didapat dari Direktur Utama RS Ummi Andi Tatat.

    "Tiba-tiba dikabari bahwa sudah dilakukan swab dan Andi Tatat mengaku itu dilakukan tanpa koordinasi. Saya menegur mana mungkin rumah sakit tidak tahu kejadian di rumah sakit," ujar Bima Arya.

    Menurut politikus PAN tersebut, Rizieq sempat menyampaikan penolakan menjalani tes usap lewat surat yang disampaikan kepada dirinya.

    Saat itu, kata Bima, ia menunggu jawaban dari Rizieq hingga Sabtu, 28 November 2020. "Tapi yang saya terima justru surat Rizieq kepada saya, tetapi disampaikan secara terbuka. Surat tertulis yang menyebutkan dia (Rizieq Shihab) tidak berkenaan untuk menyampaikan hasil swab PCR," kata Bima.

    Menurut Bima, pihaknya meminta tes usap lantaran Rizieq Shihab pernah kontak erat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19. "Antara lain Wali Kota Depok dan saya sampaikan kepada dokter Andi Tatat. Dan setuju untuk dites PCR," kata Bima.

    Ia mengatakan sebagai Ketua Satgas Covid-19 perlu memastikan bahwa Rizieq telah benar-benar melakukan tes usap dan hasilnya diberikan kepada Satgas Covid-19. aya mendapat mandat dari perwali untuk mendapatkan koordinasi berupa laporan yang disampaikan secara rutin untuk pencegahan Covid-19," ujar dia.

    Ternyata, kata Bima, ia mendapat informasi dari Hanif Alatas bahwa Rizieq Shihab yang juga mertuanya sudah melakukan tes swab PCR dengan tim dari Mer-C.

    "Kami belum tahu siapa saja (orang Mer-C) yang melakukan tes. Kemudian diberikan nama dan nomor kontak, kami wa untuk mohon koordinasinya. Mereka bilang siap, tapi hal itu tidak pernah terjadi," kata Bima.

    Bima mengatakan ia tak pernah menerima secara langsung hasil tes usap Rizieq Shihab.

    "Saya baru menerima informasi yang bersangkutan positif Covid-19 ketika BAP di Bareskrim ditunjukkan oleh pihak kepolisian," ujar Bima Arya.

    Baca juga: Bersaksi di Sidang, Bima Arya: Rizieq Shihab Tak Berkenan Laporkan Hasil Swab


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.