Jakarta Utara Tambah Lagi Laboratorium PCR Menjadi 14, Sebab...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan melakukan swab nasofaring antigen pada pengendara dari luar kota saat operasi PPKM mikro di exit tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, jelang libur Imlek, Kamis, 11 Februari 2021. Pengendara kendaraan dari luar kota akan di tes cepat antigen di tempat jika tidak memiliki surat keterangan negatif swab antigen atau PCR. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas kesehatan melakukan swab nasofaring antigen pada pengendara dari luar kota saat operasi PPKM mikro di exit tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, jelang libur Imlek, Kamis, 11 Februari 2021. Pengendara kendaraan dari luar kota akan di tes cepat antigen di tempat jika tidak memiliki surat keterangan negatif swab antigen atau PCR. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Utara menambah jumlah laboratorium Polymerase Chain Reaction alias PCR menjadi 14.

    Hal itu menyusul peresmian Hamera Laboratorium di Jalan Terusan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu, 14 April 2021.

    Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara dr Yudi Dimyati mengatakan Hamera Lab juga menjadi laboratorium PCR ke-110 di DKI Jakarta.

    "Laboratorium ini adalah lab ke-110 yang bisa melayani tes PCR di DKI Jakarta. Jadi, kita sudah punya 110 lab yang bisa dan kompeten melayani tes PCR," kata Yudi.

    Yudi meminta Hamera Lab memperhatikan betul percepatan pencatatan kasus positif Covid-19 agar selalu dilakukan tepat waktu (real time).

    Selama ini, kata Yudi, kendala di 109 lab PCR yang ada di DKI adalah input kasusnya tidak tepat waktu, sehingga berpengaruh pada data kasus positif aktif di wilayah DKI Jakarta.

    "Selama ini ada beberapa kasus (positif aktif), sudah diperiksa (PCR) eh pencatatan (input)-nya baru keluar tiga hari kemudian. Ini kemudian menyebabkan pelonjakan kasus," kata Yudi.

    Merespons permintaan tersebut, Direktur Utama Hamera Lab Lusyani Suwandi mengatakan akan memperhatikan kecepatan pencatatan hasil laboratorium seperti yang dimintakan oleh Sudinkes Jakarta Utara.

    Hingga saat ini, target analisis yang dicanangkan di Hamera Lab adalah sebanyak 1.000 sampel.

    "Empat orang analis yang bertugas pada sif pertama itu bisa memeriksa sampel hampir 500 sampel, jadi kalau ditotal dengan sif kedua bisa mencapai 1.000," kata wanita yang disapa Lusy itu.

    Kepala Bagian Kerja Sama Pihak Ketiga Biro Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat mendukung hadirnya lab pemeriksaan Covid-19 di Jakarta.

    "Pemprov DKI Jakarta sangat senang kalau banyak yang ikut berkontribusi berjuang melawan pandemi ini," kata Dewi ihwal laboratorium PCR di Jakarta Utara tersebut.

    ANTARA

    Baca juga : Pintu Air Sunter Hulu Siaga 2, Dinas SDA DKI: Status Bahaya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.