Pelapor Cabut Laporan, Kasus Tabrak Lari Koboi Duren Sawit Berujung Damai

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus (depan) dan pria yang mengacungkan senjata api di Duren Sawit, Jakarta Timur (belakang), Jumat, 2 April 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus (depan) dan pria yang mengacungkan senjata api di Duren Sawit, Jakarta Timur (belakang), Jumat, 2 April 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus tabrak lari berujung penodongan senjata airsoft gun kepada pengendara motor di Duren Sawit, Jakarta Timur berakhir damai.

    Kasus ini sempat ramai di media sosial karena pelaku Muhammad Farid Andika yang menyerempet korban menggunakan mobil Toyota Fortuner, justru marah dan menodongkan pistol bak koboi

    "Keduanya memang berniat untuk (berdamai), korban mencabut laporan dan pelaku meminta maaf," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis, 15 April 2021. 

    Yusri menjelaskan pada 12 April 2021, korban dan pengemudi Fortuner itu saling bertemu di Satlantas Polres Metro Jakarta Timur. Selain itu dengan mempertimbangkan kasus kecelakaan ini termasuk ringan, korban bersedia mencabut laporannya. 

    "Kasusnya selesai dengan mediasi karena dari pelaku sudah minta maaf dan korban sudah memaafkan," ujar Yusri. 

    Namun meski sudah berdamai, Yusri memastikan persoalan hukum yang menjerat Farid masih akan berlanjut. Saat ini polisi masih menyelidiki kepemilikan senjata airsoft gun ilegal dan menangkap dua orang penjualnya. 

    Aksi bak koboi jalanan yang dilakukan Farid terjadi pada Jumat dini hari pekan lalu, sekitar pukul 01.00 di Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengungkap sebelum perbuatan itu terjadi, Farid terlebih dahulu menyerempet pengendara motor hingga jatuh. 

    Penyebab serempetan tersebut karena Farid yang mengemudikan Fortuner dengan nomor polisi B 1673 SJV melanggar lalu lintas. Ia melintas di perempatan jalan dengan kondisi lampu lalu lintas tengah merah. Namun usai menyenggol, Farid tak berhenti dan malah berniat kabur. Warga yang melihat hal tersebut segera mengejar mobil pelaku dan meminta tanggung jawab.

    "Setelah itu, yang bersangkutan dari dalam mobil marah-marah dan mengeluarkan senjata api," kata Yusri.

    Warga yang takut kemudian tak berani mendekati mobil Fortuner Farid. Dia kemudian pergi dari lokasi sambil menodongkan pistol ke arah warga. Korban kemudian melaporkan kasus tabrak lari ini ke kepolisian.

    Baca juga: Alasan Eks CEO Restock.id Acungkan Airsoft Gun, Polisi: Ada yang Pukul Kap

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H