Terupdate Metro: Kapolsek Soal Peluru Nyasar, Saran Pengamat ke Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kaca pecah. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Ilustrasi kaca pecah. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Jakarta - Kapolsek Cilandak Komisaris Iskandariah mengatakan kecil kemungkinan benda diduga peluru nyasar yang menembus jendela kaca lantai 8 Gedung Sovereign Plaza di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan berasal dari Korps Marinir Cilandak.

    Berita peluru nyasar tersebut menjadi salah satu yang terupdate di Metro hingga Jumat siang menjelang sore, 16 April 2021.

    1. Kapolsek Cilandak Memaparkan Kecil Kemungkinan Peluru Nyasar di TB Simatupang Berasal dari Korps Marinir

    Ihwal peluru nyasar yang menembus kaca lantai 8 Gedung Sovereign Plaza di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan masih diselidiki polisi.

    Sebab, waktu ditemukannya peluru sebelum Marinir melakukan latihan tembak.  

    "Kalau paginya belum ada latihan tembak, ya. Karena latihan tembak itu mulai jam 09.00 saat kami tanya," ujar Iskandar saat dihubungi Tempo, Jumat, 16 April 2021. 

    Iskandar menjelaskan peluru yang sudah berbentuk lempengan itu ditemukan oleh penjaga gedung pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00. Sedangkan pada sehari sebelumnya, belum ada bekas tembakan di ruangan tersebut. 

    "Kejadianya diperkirakan antara Rabu jam 9 malam sampai Kamis jam 7 pagi," ujar Iskandar. 

    Temuan peluru nyasar dilaporkan kepala keamanan gedung setelah petugas kebersihan menemukan kaca pecah sekitar pukul 06.50 WIB.

    Dalam laporan itu disebutkan salah satu kaca di ruangan HRGA lantai delapan ditemukan kaca berlubang dan pecah. Petugas menemukan lempengan timah di atas karpet. Petugas lantas melapor ke Polsek Cilandak dan diteruskan kepada Mabes Polri.

    Sekitar pukul 12.30 WIB, Puslabfor Mabes Polri kemudian menggelar olah tempat kejadian perkara untuk memastikan benda diduga peluru dan asal peluru nyasar. Peluru nyasar tersebut diprediksi bukan dari lapangan tembak terdekat yang berada di belakang gedung. Sebab, arah peluru yang mengenai ruang HRGA berada di arah depan.

    2. Pengamat Sarankan Anies Baswedan Tak Usah Revisi RPJMD, Tapi... 

    Pengamat tata kota dari Universitas Trisaksi Nirwono Yoga mengatakan semestinya Gubernur DKI Anies Baswedan tidak perlu merevisi rencana pembangunan jangka menengah daerah atau RPJMD DKI tahun 2017-2022.

    "Sebenarnya dengan waktu tinggal sekitar 1,5 tahun tidak perlu revisi. Lebih tepat evaluasi program yang tidak tercapai. Apa kendalanya," kata Nirwono melalui pesan singkat, Jumat, 16 April 2021.

    Nirwono juga menyarankan agar Anies mengkaji kebijakan yang menjadi janjinya yang paling realistis bisa diwujudkan. Selain itu, evaluasi janjinya terhadap program rumah DP nol rupiah yang masih jauh dari sasaran hingga banjir yang belum tertangani.

    "Gubernur dan DPRD DKI fokus saja kepada program yang sudah dijanjikan dalam RPJMD. Harus berani memutuskan prioritas programnya dan tidak perlu banyak-banyak."

    Selama 3,5 tahun menjadi orang nomor satu di Ibu Kota, menurut Nirwono, banyak program yang menjadi janji kampanye Anies belum bisa direalisasikan. Bahkan penyediaan rumah DP nol rupiah selain targetnya masih jauh ternyata juga tidak sesuai sasaran awal untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

    Kebijakan lain yang juga menjadi sorotannya adalah kebijakan Anies yang cenderung melanggar aturan seperti menyediakan lapak pedagang kaki lima di trotoar, penataan Kampung Akuarium, rencana rumah panggung dekat bantaran kali, dan lainnya.

    Sedangkan, kebijakan lainnya yang dilakukan Anies hanya terkesan mempercantik tampilan kota seperti revitalisasi jembatan penyeberangan orang dan pembangunan tugu sepeda. "Apresiasi bisa diberikan terhadap pembangunan trotoar dan jalur sepeda."

    Sebelumnya Anies Baswedan meminta kepada anak buahnya untuk menyelesaikan program yang tertuang dalam RPJMD DKI 2017-2022. Dia mengingatkan 2022 adalah tahun terakhir bagi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menuntaskan RPJMD.

    Baca juga : Peluru Nyasar di TB Simatupang Diduga Ditembakkan pada Rabu Malam

    M JULNIS FIRMANSYAH | IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H