Viral Ungkap Dugaan Korupsi, Petugas Pemadam Kebakaran Depok Dipanggil Kejaksaan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Pemadam Kebakaran Kota Depok melakukan penyemprotan disinfektan di Mall Margo City, Depok, Jawa Barat, Sabtu 22 Agustus 2020. Penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan menyusul setelah ditemukan karyawan Giant yang positif Covid-19. Tempo/Nurdiansah

    Petugas Pemadam Kebakaran Kota Depok melakukan penyemprotan disinfektan di Mall Margo City, Depok, Jawa Barat, Sabtu 22 Agustus 2020. Penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan menyusul setelah ditemukan karyawan Giant yang positif Covid-19. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Depok – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Depok yang viral, Sandi, memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Kota Depok, hari ini Jumat 16 April 2021. Nama Sandi viral setelah mengungkap dugaan praktik korupsi.

    Dengan mengenakan seragam dinasnya, Sandi datang sendirian ke kantor Kejaksaan Negeri Depok dengan menenteng map berwarna merah.

    “Saya memenuhi panggilan dari kejaksaan, ada panggilan mengenai pemotongan insentif yang kami terima bersangkutan dana Covid-19,” kata Sandi di Depok, hari ini.

    Menurut Sandi, Kejari Depok meminta penjelasan tentang dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, instansi tempatnya bekerja. Dugaan korupsi itu disampaikan Sandi karena mengalami pemotongan dana insentif penyemprotan desinfektan guna pencegahan penularan Covid-19.

    “Iya dana insentif dipotong, saya tanda tangan di kuitansi sekitar Rp 1,7 juta, tapi yang diterima hanya Rp 850 ribu,” kata Sandi.

    Sandi tidak mengetahui untuk apa potongan dana tersebut, namun, dirinya berharap agar pihak kejaksaan dapat mengusut tuntas pemotongan insentif yang dialaminya. “Saya sih nggak bisa menjelaskan, mungkin tanya aja ke pihak penyidiknya,” kata Sandi.

    Sebelumnya, Sandi sempat viral di media sosial karena mengunggah fotonya sembari membentangkan sebuah poster bernada meminta pertolongan. Ada dua foto yang diunggah Sandi, yang pertama meminta pertolongan kepada Kemendagri.

    “Bapak Kemendagri, tolong untuk tindak tegas pejabat di Dinas Pemadam Kebakaran Depok. Kita dituntut kerja 100 persen, tapi peralatan di lapangan pembeliannya tidak 100 persen, banyak digelapkan!”

    Sementara unggahan foto kedua bertuliskan “Pak Presiden Jokowi, tolong usut tindak pidana korupsi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok. #StopKorupsiDamkar.”

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA

    Baca juga: DKI Kelebihan Bayar Mobil Pemadam Kebakaran Rp 6,5 M, Wagub: Dikembalikan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H