Tak Bisa Hadir di Sidang Rizieq Shihab, Wagub DKI: Ada Rapat Paripurna

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria usai mengikuti rapat paripurna dewan di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin, 12 April 2021. TEMPO/Lani Diana

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria usai mengikuti rapat paripurna dewan di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin, 12 April 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta- Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan dirinya tak bisa hadir sebagai saksi di sidang kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Rizieq Shihab. Sidang itu digelar di Pengadilan Negeri atau PN Jakarta Timur pagi ini, Senin, 19 April 2021.

    Riza mengatakan dirinya memang sudah menerima undangan untuk hadir sebagai saksi dalam sidang tersebut. "Tapi kan gak bisa. Seperti hari ini ada rapat paripurna," ujar dia di Gedung DPRD DKI hari ini.

    Sebelumbya, Riza Patria disebut akan menjadi salah satu saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Ada Wakil Gubernur DKI yang akan jadi saksi," ujar kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar sebelum memasuki Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Senin, 19 April 2021.

    Aziz mengatakan, nama Wagub DKI Riza Patria diperkirakan akan menjadi saksi setelah pihaknya melihat salinan BAP dari pihak kepolisian. Ia menyebut jumlah saksi yang akan dihadirkan hari ini mencapai 10 orang.

    Sementara itu Humas PN Jakarta Timur Alex Adam Faisal menjelaskan untuk persidangan kasus kerumunan Petamburan akan dilaksanakan pada siang hari. Untuk pagi harinya, Pengadilan akan terlebih dahulu menggelar sidang untuk kasus kerumunan di Megamendung dengan terdakwa Rizieq Shihab. "Untuk Megamendung ada 4 saksi dari JPU," kata Alex.

    Baca juga: Sidang Rizieq Shihab Dikabarkan Hari Ini Menghadirkan Wagub DKI Sebagai Saksi

    ADAM PRIREZA | M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.