Jaga Stok Pangan, DKI Cari 10 Ribu Hektare Lahan di Daerah Pemasok Gabah Kering

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi petani menanam bibit padi. ANTARA/Maulana Surya

    Ilustrasi petani menanam bibit padi. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta masih mencari lahan di daerah yang bisa dikerjasamakan dengan konsep kontrak perkebunan untuk menjaga ketersediaan bahan pangan. Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo mengatakan, pihaknya mentargetkan total 10 ribu hektare.

    "Sekarang kami melanjutkan sampai mencapai 10 ribu hektare," kata dia saat dihubungi, Senin, 19 April 2021.

    Menurut dia, permintaan beras Food Station selalu bertambah. Untuk itu, Food Station perlu menyiapkan stok gabah agar permintaan masyarakat terpenuhi.

    Data per 5 April menunjukkan, Food Station telah bekerja sama dengan delapan daerah pemasok gabah kering panen. Delapan daerah itu antara lain Lampung, Sidoarjo, Sragen, Demak, Cilacap, Subang, Karawang, dan Indramayu.

    Pamrihadi menyampaikan total ada 6.210 hektare lahan untuk panen gabah di delapan daerah itu. Food Station mentargetkan panen gabah mencapai 5,7 ton per hektare.

    Dengan begitu, total gabah kering panen yang bisa diperoleh Pemerintah DKI dari hasil kerja sama adalah 35.397 ton. Kerja sama dengan konsep kontrak perkebunan ini telah berlangsung sejak 2018. Kerja sama dilakukan dengan para petani yang memproduksi gabah kering panen. Para petani ini memiliki lahan dan digabungkan ke dalam Gabungan Kelompok Tani atau Gapoktan.

    Kontrak kerja sama akan diperpanjang setahun sekali. Food Station, mencari minimal 100 hektare lahan untuk menyediakan ketersediaan bahan pangan di satu lokasi. "Kalau kurang dari 100 hektare menjadi tidak produktif atau tidak efektif." 

    Baca: Untuk Pangan DKI, Target Kerja Sama dengan Gapoktan Cilacap 1.000 Hektare Sawah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H