Demo Buruh UU Cipta Kerja di Patung Kuda, Ratusan Personel Disiagakan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana demonstrasi buruh yang tergabung dalam KSPI di kawasan Silang Merdeka Barat Daya Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Senin, 18 Januari 2021. Tempo/Adam Prireza

    Suasana demonstrasi buruh yang tergabung dalam KSPI di kawasan Silang Merdeka Barat Daya Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Senin, 18 Januari 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Brimob diturunkan untuk pengamanan demo buruh di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat. Demo buruh itu menuntut UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dibatalkan.  

    Kapolsek Gambir AKBP Kade Budiyarta mengatakan demo UU Cipta Kerja itu diikuti oleh puluhan pengunjuk rasa. "Ada 300 personel gabungan dari Samapta Polda Metro Jaya dan Brimob," ujar Kapolsek Gambir di Pintu Monas, Rabu 21 April 2021.

    Puluhan buruh itu berasal dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Mereka menuju Gedung Mahkamah Konstitusi untuk menolak UU Cipta Kerja.

    Demo buruh ini dilakukan bersamaan dengan sidang pertama uji formil UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi pada Rabu siang pukul 11.00.

    Perwakilan buruh dipersilakan untuk memasuki Gedung Mahkamah Konstitusi, sedangkan anggota lain  diminta menunggu di depan Gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jalan Merdeka Barat.

    Demo buruh di Gedung MK itu tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas. Situasi lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat  terlihat lancar baik dari arah Harmoni, maupun dari arah Bundaran Hotel Indonesia.

    Baca juga: Polda Metro Jaya Panggil Nining Elitos Soal Pelanggaran Prokes di Demo Buruh


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.