Satpam Tikam Pekerja Seks 14 Kali karena Tak Sanggup Bayar

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penusukan. pakistantoday.com

    Ilustrasi penusukan. pakistantoday.com

    Jakarta - Petugas keamanan kompleks perumahan, Djody Cahyadi, 28 tahun, menikam teman kencannya, M, pekerja seks. Tersangka satpam itu menikam 14 kali seusai berhubungan seks di kamar Apartemen Green Lake View, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Korban terluka di antaranya di dada dan perut. Tapi tidak mengenai bagian tubuh vital. "Sehingga korban masih bisa mendapat perawatan," ujar Kepala Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Iman Imanuddin saat dikonfirmasi, Jumat, 23 April 2021. 

    Penikaman ini berawal saat korban dan tersangka janji berkencan pada Rabu kemarin di kamar apartemen. Djody memesan M melalui aplikasi percakapan MiChat dan sepakat membayar Rp 300 ribu sekali kencan. 

    Setelah bertemu dan melakukan hubungan intim, keduanya cekcok, akibat Djody hanya membayar Rp 150 ribu saja. "Alasannya karena tak mempunyai uang," ujar Iman. 

    Tersangka kemudian mengeluarkan sebilah pisau yang sudah disiapkannya. Kepada polisi, Djody mengatakan pisau itu awlanya hanya untuk menakut-nakuti saja. Namun keduanya ternyata berkelahi hingga akhirnya M ditusuk sebanyak 14 kali. 

    Luka tusuk di dada dan perut itu tak mengenai bagian vital. M dirawat di RSUD Tangerang sedangkan Djody sempat melarikan diri setelah kejadian. Ia diketahui juga mengambil ponsel milik korban. 

    Polisi yang menerima laporan ini segera menangkap Djody. Tersangka dibidik dengan Pasal pembunuhan, pasal kekerasan, dan pasal penganiayaan. Djody yang menganiaya  pekerja seks terancam hukuman di atas lima tahun penjara. 

    Baca: Gerebek Prostitusi Online di Hotel Koja, Polisi Tangkap 82 Remaja


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.