Hari Bumi, Pemprov DKI Matikan Lampu di Tujuh Lokasi Ikonik Jakarta

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi peringatan Earth Hour. REUTERS/China Daily

    Ilustrasi peringatan Earth Hour. REUTERS/China Daily

    JAKARTA- Memperingati Hari Bumi 2021, Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta akan memadamkan lampu di tujuh lokasi yang menjadi simbol Ibu Kota selama satu jam.

    Informasi tersebut dibagikan melalui akun Instagram resmi @dkijakarta.  

    Berdasarkan unggahan akun tersebut, pemadaman lampu akan berlangsung malam ini pada pukul 20.30-21.30 WIB. Masyarakat pun dapat berpartisipasi dengan mematikan lampu di rumahnya masing-masing untuk memperingati Hari Bumi.

    “Penghematan energi jadi salah satu hal penting untuk menjaga bumi dan keberlangsungan hidup di bumi,” tulis akun @dkijakarta dalam unggahannya pada Jumat, 23 April 2021. 

    Adapun tujuh lokasi simbol di Kota Jakarta yang akan dipadamkan lampunya adalah Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Bundaran Hotel Indonesia dan air mancurnya, Monumen Nasional dan air mancurnya, Patung Arjuna Wiwaha dan air mancurnya, Patung Pemuda dan air mancurnya, Patung Pahlawan, dan Patung Jenderal Sudirman.  

    Selain itu, ada pula sejumlah wilayah yang akan dipadamkan lampunya oleh Pemprov DKI pada waktu yang sama, yaitu Jalan Raya Letnan Suprapto (Cempaka Putih) dan Gunung Sahari di Jakarta Pusat, Jalan Yos Sudarso dan Perintis Kemerdekaan di Jakarta Utara, Jalan Daan Mogot dan Kembangan Raya (Depan Kantor Walikota Jakarta Barat) di Jakarta Barat, Jalan Prapanca Raya (Depan Kantor Walikota Jakarta Selatan) dan TB Simatupang di Jakarta Selatan, serta Jalan Dr. Sumarno (Depan Kantor Walikota Jakarta Timur) dan Raden Inten di Jakarta Timur. 

    ADAM PRIREZA

    Baca juga : Anies Baswedan Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Pekerja Seni, Ada Raisa Andriana


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.