DPRD DKI: Banyak Oknum Satpol PP Peras Sektor Usaha Selama PSBB

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Satpol PP / Satuan Polisi Pamong Praja. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    Ilustrasi Satpol PP / Satuan Polisi Pamong Praja. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    Jakarta - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim mengatakan banyak oknum satuan polisi pamong praja yang memeras pelaku sektor usaha selama penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. "Banyak pemerasan oknum Satpol PP selama pandemi," kata Lukmanul dalam rapat antara Komisi A bersama Satpol PP DKI dan satuan perangkat kerja daerah lainnya di DPRD DKI, Senin, 26 April 2021.

    Lukman, sapaan Lukmanul, mendapatkan laporan dari masyarakat sejumlah anggota Satpol PP memeras sektor usaha restoran yang buka selama pengetatan aturan. "Oknum bahkan memalak restoran yang harusnya ditutup." 

    Selain itu, oknum Satpol PP juga dilaporkan memeras warga yang menyelenggarakan hajatan pernikahan. Politikus Partai Amanat Nasional itu meminta Satpol PP mengevaluasi kinerja mereka yang banyak mendapatkan laporan masyarakat itu. "Laporan ini harus menjadi perhatian."

    Laporan adanya anggota Satpol PP nakal juga terjadi dalam proses pembangunan yang membutuhkan Izin Mendirikan Bangunan. Terutama di kawasan Segitiga Emas, Kuningan, Jakarta Selatan. "Satpol PP yang mempunyai kewenangan membongkar. Ini juga terjadi pemerasan." 

    Baca: Sidang Rizieq Shihab, Kepala Satpol PP Hingga Eks Lurah Petamburan Jadi Saksi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.