Antisipasi Varian Covid-19 India, 135 WNA India dan Jepang Dikarantina di Hotel

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga di sekitar Hotel Holiday Inn, kawasan Gajah Mada, Jakarta, Ahad, 25 April 2021. Satgas Covid-19 menyiapkan Hotel Holiday Inn sebagai tempat karantina terpusat bagi 141 warga negara asing khususnya warna negara India yang negatif Covid-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Polisi berjaga di sekitar Hotel Holiday Inn, kawasan Gajah Mada, Jakarta, Ahad, 25 April 2021. Satgas Covid-19 menyiapkan Hotel Holiday Inn sebagai tempat karantina terpusat bagi 141 warga negara asing khususnya warna negara India yang negatif Covid-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga hari ini, sudah 135 warga negara asing atau WNA India, Jepang, serta WNI yang baru datang dari luar negeri dikarantina di Hotel Holiday Inn Gajah Mada, Jakarta Barat. Karantina terhadap WNA dan WNI yang tiba di Indonesia itu dilakukan untuk mengantisipasi penularan varian Covid-19 India.  

    "Itu update terakhir sampai pukul 13.15," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin, 26 April 2021.

    Yusri mengatakan, sebanyak 131 orang adalah warga India yang terdiri dari 124 orang dewasa (94 laki-laki dan 30 perempuan) serta 7 anak-anak. Satu WNA lain berasal dari Jepang.

    "Ada 3 warga Indonesia, laki-laki," kata Yusri.

    Yusri mengatakan orang-orang yang dikarantina di Hotel Holiday Inn itu merupakan kiriman dari sejumlah tempat. Di antaranya Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Ibis Thamrin, Hotel JS Luwansa, Swiss Bell Hotel Bandara, hotel Ibis Bandara, hotel Fairmont, hotel Luminor, dan sejumlah tempat penginapan lain.

    Menurut Yusri, sebanyak 25 personel dari TNI-Polri telah ditugaskan untuk menjaga lokasi karantina WNA India, Jepang dan 3 WNI itu. Terdapat pula satu orang dari Kementerian Kesehatan dan dua orang dari KKP untuk mendampingi proses karantina.

    Baca juga: Istri WNA Asal India Ditemukan Tewas di Tambun Bekasi, Polisi: Ada Dua Luka


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.