Datang dari India, Pria Ini Bayar Rp 6,5 Juta Kongkalikong Hindari Karantina

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di dalam pesawat Air India AI-1312 bersiap untuk terbang ke Jakarta dari Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, Mumbai, India, Jumat, 22 Mei 2020. . ANTARA FOTO/KJRI Mumbai/pras.

    Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di dalam pesawat Air India AI-1312 bersiap untuk terbang ke Jakarta dari Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, Mumbai, India, Jumat, 22 Mei 2020. . ANTARA FOTO/KJRI Mumbai/pras.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengungkap seorang pria yang baru pulang dari India berinisial JD berusaha menghindari karantina. 

    "Dia menghindari adanya karantina dengan cara bermain dengan S dan RW," kata dia saat dihubungi, Senin, 26 April 2021.

    Yusri menerangkan JD terbang dari India ke Indonesia pada Minggu, 25 April 2021 pukul 18.45. Saat tiba di Indonesia, JD seharusnya menjalani karantina selama 14 hari.

    Namun, JD justru kongkalikong dengan S dan RW agar lolos dari karantina. RW adalah anak S. Kepada JD, S mengaku sebagai petugas Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

    "Dia membayar Rp 6,5 juta kepada saudara S," ujar Yusri.

    Polisi telah mengamankan ketiganya. Penyidik juga masih mendalami kasus tersebut, mulai dari profesi S, asal-usul JD, hingga pelaku lain yang terlibat. Menurut dia, informasi detail akan disampaikan besok.

    Pada saat ini, pemerintah telah memperketat kedatangan penumpang dari India. Pengetatan ini untuk mengantisipasi varian Covid-19 India setelah gelombang kedua Covid-19 di negara tersebut.

    Yusri menuturkan, siapapun penumpang dari India yang masuk ke Tanah Air harus menjalani isolasi selama 14 hari jika non-reaktif Covid-19. Namun, mereka yang reaktif bakal diberikan penanganan khusus.

    Data hingga pukul 13.15 tercatat 135 orang dikarantina di Hotel Holliday Inn & Suites Gajah Mada. Mereka terdiri dari 124 warga India, 1 warga Jepang, 7 anak-anak warga India, dan 3 warga Indonesia.

    Baca juga: Antisipasi Varian Covid-19 India, 135 WNA India dan Jepang Dikarantina di Hotel


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.