Pengetatan Mudik, Penumpang Terminal Lebak Bulus Harus Bawa Hasil Tes Covid-19

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Loket di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, pada arus mudik long weekend 5 Mei 2016. Akibat relokasi proyek MRT, terminal ini tidak dapat menampung penumpang dengan baik. TEMPO/Lucky Ramadhan

    Loket di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, pada arus mudik long weekend 5 Mei 2016. Akibat relokasi proyek MRT, terminal ini tidak dapat menampung penumpang dengan baik. TEMPO/Lucky Ramadhan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Satuan Pelayanan Terminal Lebak Bulus Hernanto Setiawan mengimbau calon penumpang membawa hasil tes negatif Covid-19. Calon penumpang bus AKAP bisa melakukan tes Covid-19 dengan Genose atau swab antigen sebelum pergi ke terminal. 

    Imbauan itu disampaikan Hernanto karena sampai hari ini Terminal Lebak Bulus di Jakarta Selatan belum dilengkapi dengan layanan tes Covid-19. Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih memprioritaskan penyediaan layanan untuk terminal yang memiliki skala lebih besar.

    “Kendalanya di sini kami belum siapkan perangkat tes antigen atau GeNose untuk keluar kota,” kata Hernanto di Lebak Bulus, Senin 26 April 2021.

    Menurut Hernanto cara itu sebagai antisipasi di tengah pengetatan arus mudik pada periode 22 April hingga 5 Mei 2021. “Kami sudah imbau supaya sediakan itu, siapa tahu nanti saat pengetatan diperiksa,” katanya.

    Dengan mengantongi surat keterangan negatif Covid-19, calon penumpang luar kota tidak akan direpotkan lagi dengan antrean pemeriksaan.

    Terminal di Jakarta Selatan yang sudah menyediakan layanan tes antigen atau GeNose adalah Terminal Pasar Minggu.

    Aturan pengetatan aturan perjalanan itu diatur Satgas Penanganan Covid-19 lewat aturan tambahan terbaru yang termuat dalam Adendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021. Adendum peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 2021 itu menyangkut soal tes Covid-19. 

    Peraturan untuk pelaku perjalanan transportasi umum darat adalah tes secara acak tes usap antigen atau tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 daerah. Pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi darat dan pribadi, kecuali pelaku perjalanan laut dan udara, wajib mengantongi e-HAC Indonesia atau kartu kewaspadaan kesehatan elektronik.

    Baca juga: Terminal Lebak Bulus Tutup 6-17 Mei 2021 untuk Cegah Travel Gelap


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.