Cegah Demo Larangan Mudik, Polsek Cileungsi Undang Sopir dan Pengusaha PO Bus

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menghentikan bus penumpang saat penerapan pelarangan mudik di Jalur Pantura, Perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2020. Hari kedua penerapan pelarangan mudik di kawasan tersebut masih banyak pengendara yang memaksakan untuk mudik. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Polisi menghentikan bus penumpang saat penerapan pelarangan mudik di Jalur Pantura, Perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2020. Hari kedua penerapan pelarangan mudik di kawasan tersebut masih banyak pengendara yang memaksakan untuk mudik. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bogor – Polsek Cileungsi menggelar pertemuan dengan para pengemudi, pengusaha dan awak Perusahaan Otobus (PO) di wilayahnya untuk cegah demo larangan mudik

    Kapolsek Cileungsi Komisaris Andri Alam Wijaya mengatakan penggalangan ini guna menekan dan mengantisipasi demo para awak bus terhadap larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei 2021. “Kita antisipasi kejadian demo larangan mudik di wilayah hukum Polres Bogor,” kata Andri di Bogor, Senin 26 April 2021.

    Dalam pertemuan tersebut, datang 20 perwakilan perusahaan otobus se-Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor yang memiliki 481 karyawan. Andri meminta para pengusaha PO Bus dapat memberikan pengertian kepada karyawannya agar tidak mudah terhasut ajakan melakukan unjuk rasa larangan mudik.

    “Karena sudah terbit surat larangan unjuk rasa. Artinya, kita semua sepakat mengikuti aturan Pemerintah,” ucap Andri.

    Apabila ada PO Bus yang unjuk rasa soal larangan mudik 2021, Andri menyebut akan ada sanksi sesuai hukum yang berlaku. Kapolsek Cileungsi berjanji akan berkoordinasi dengan instasi terkait untuk mencari solusi bagi para karyawan PO Bus yang terdampak kebijakan larangan mudik ini.

    “Kita juga sudah sepakat dan melakukan penandatanganan deklarasi damai atas larangan mudik ini,” kata Andri.

    M.A MURTADHO

    Baca juga: Larangan Mudik, Satgas Kabupaten Bogor Kerahkan 504 Personel Gabungan di 7 Titik


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Megawati Bergelimang Gelar Doktor Honoris Causa walau Tak Tamat Kuliah

    Megawati akan menerima gelar kehormatan dari Universitas Pertahanan. Gelar itu akan melengkapi koleksi gelar Doktor Honoris Causa yang ia terima.