Cerita petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Bendung Pendatang India

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mencegah masuk 32 warga India setelah dilakukan pengetatan penerbangan asal negara yang kini dilanda Tsunami Covid-19 gelombang dua itu. Dok istimewa

    Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mencegah masuk 32 warga India setelah dilakukan pengetatan penerbangan asal negara yang kini dilanda Tsunami Covid-19 gelombang dua itu. Dok istimewa

    TEMPO.CO, Tangerang - Suasana area Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Terminal 3 kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta terlihat lengang pada Senin siang. Tak satu pun warga negara asing (WNA) yang terlihat masuk di belasan counter imigrasi, yang menjadi pintu masuk ke Indonesia itu.

    Sambil menunggu WNA yang datang, para petugas Imigrasi yang menunggu di dalam counter menghabiskan waktu mengutak-atik layar komputer, ada juga yang hanya duduk saja. "Untuk saat ini memang relatif sepi kedatangan WNA," ujar Supervisor TPI Imigrasi Soekarno-Hatta, M Lukman kepada Tempo di Terminal 3, Senin 26 April 2021.

    Biasanya, penerbangan dari Luar Negeri mulai ramai selepas zuhur hingga tengah malam. "Tapi tidak seramai waktu sebelum pandemi," ujarnya.

    Apalagi sejak larangan warga Negara India dan pengetatan pengawasan bagi WNA yang pernah ke India dalam waktu 14 hari, jumlah WNA yang melintas relatif menurun. "Untuk warga negara India sejak Minggu 25 April sudah tidak ada lagi," kata Lukman.

    Berdasarkan data perlintasan WNA melalui Bandara Soekarno-Hatta sejak larangan warga India diterapkan, jumlah kedatangan warga asing pada Sabtu, 24 April, berjumlah 2.736 orang. Lima di antaranya warga India. Pada Minggu, 25 April, WNA yang datang berjumlah 2.205 orang dan Senin, 26 April, turun drastis menjadi 497 orang.

    Pada periode 11-22 April tercatat 454 warga India masuk ke Indonesia melalui TPI Soekarno-Hatta. Mereka terdiri dari 244 pemegang Visa Kunjungan, 69 pemegang KITAS (kartu ijin tinggal sementata), 23 orang pemegang KITAP (kartu ijin tinggal), 52 orang pemenang Visa Izin Tinggal Terbatas (VITAS) serta 66 crew alat angkut. Dan pada 23 April sebanyak 32 warga India ditolak karena tidak memenuhi syarat masuk.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.