Kata Jakpro Soal Relokasi Warga di Dekat Proyek Jakarta International Stadium

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga terdampak proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) membawa barang-barangnya di Kampung Bayam, Jakarta Utara, Kamis 3 September 2020. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) memberikan kompensasi

    Warga terdampak proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) membawa barang-barangnya di Kampung Bayam, Jakarta Utara, Kamis 3 September 2020. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) memberikan kompensasi "Resettlement Action Plan" (RAP) terkait ganti untung tahap pertama kepada 23 kepala keluarga (KK) Kampung Bayam terdampak proyek pembangunan Jakarta International Stadium di Jakarta Utara. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jakarta Propertindo masih berupaya memindahkan warga Kampung Bayam yang sampai saat ini bertahan di dekat area pembangunan Jakarta International Stadium atau JIS.

    Corporate Communication Manager PT Jakpro Melisa Sjach mengatakan tidak menggunakan cara kekerasan dalam proses dialog dengan 74 kepala keluarga (KK) yang belum pindah.

    "Tidak, kami tidak akan menggunakan dan memilih cara pemaksaan. Tidak ada kekerasan juga ya. Kami bantu solusinya bekerja sama juga dengan kewilayahan setempat. Sampai hari ini proses dialog masih terus berjalan dan komunikasi yang baik ini yang terus kami upayakan," ujar Melisa di Jakarta, Selasa, 27 April 2021.

    Dia menjelaskan 74 KK itu terdiri dari 41 KK yang sudah menandatangani berita acara serah terima (BAST) namun kemudian belum pindah hingga saat ini dan 33 KK yang belum menandatangani BAST karena alasan tertentu.

    Menurut Melisa, 41 KK itu permukimannya saat ini dinilai terlalu dekat dan cenderung berhimpitan dengan proyek JIS. Padahal permukiman warga itu harus kosong untuk aspek keselamatan seiring proses pengangkatan rangka atap yang beratnya kurang lebih 4.000 ton.

    "Ada tahapan kunci (key milestones) pada proses pembangunan yang harus kami kejar dalam waktu dekat ini, makanya kami berupaya dengan sungguh-sungguh," kata Melisa.

    Ia berharap warga Kampung Bayam yang masih bertahan di dekat Jakarta International Stadium untuk bekerja sama mencari solusi terbaik. "Jika warga berkenan pindah, fokus pekerjaan proyek saat ini juga bisa terlaksana," ujar dia.

    Baca juga: Jakpro Sebut 74 Kepala Keluarga Masih Tinggal di Kampung Bayam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.