Temuan Cagar Budaya akan Ditempatkan di Visitor Center MRT Fase 2

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melintas di samping proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) fase 2 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Ahad, 21 Maret 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah kendaraan melintas di samping proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) fase 2 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Ahad, 21 Maret 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT MRT Jakarta menemukan sejumlah artefak saat menggali 14  lokasi di Jalan M.H. Thamrin dan kawasan Monumen Nasional (Monas). Temuan cagar budaya itu akan ditempatkan di Visitor Center.

    "Jadi di dalam situ (visitor center) kita bisa melihat ada maketnya, display temuan cagar budaya kita sebagai alat untuk edukasi kepada masyarakat," kata Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim dalam diskusi daring, Selasa, 27 April 2021.

    Artefak yang ditemukan itu antara lain tembikar, botol, pecahan keramik, logam, hingga tulang belulang. Menurut Silvia, cagar budaya berukuran kecil akan ditempatkan di visitor center.

    Visitor center merupakan pusat informasi mengenai pembangunan dan perkembangan MRT Fase 2. BUMD itu membangun visitor center di kawasan Monas dan Kota Tua.

    Visitor center akan dilengkapi dengan monitoring dashboard berisi informasi mengenai proyek MRT Fase 2. PT MRT Jakarta bakal memperbarui seluruh informasi secara daring.

    Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar berharap Visitor Center bisa menyuguhkan informasi yang lengkap seputar kegiatan pembangunan kereta bawah tanah Fase 2.

    "Kami ingin mulai menyampaikan informasi pembangunan MRT kepada masyarakat luas mulai ketika MRT itu dibangun," ujar dia. Termasuk mengenai temuan cagar budaya itu. 

    Baca: Begini Kondisi Bangunan Kuno Milik Menlu Pertama yang Dijual Rp 200 Miliar


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahayanya Sampah Laut Bagi Ekosistem

    Laut menyimpan banyak sekali manfaat. Namun, kondisinya sekarang sangat memprihatinkan. Banyaknya Sampah Laut menjadi masalah besar sekarang ini.