Viral Empat Begal Motor Ditangkap di Jagakarsa, Satu Tewas Dikeroyok Massa

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu dari empat begal motor di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tewas setelah jatuh dari motor dan dikeroyok massa yang mengejarnya. Tiga begal lainnya ditangkap massa di Jagakarsa dan diserahkan ke polisi. 

    Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Polisi Effi Zulkifli mengatakan kelompok begal itu mengincar pengendara motor di depan SPBU Volvo Pasar Minggu, Rabu dinihari. Empat begal motor itu berinisial IH alias Cosmas, AF alias Bogel, MF alias ambon dan MN alias Bolang.

    Korban komplotan begal itu adalah pengendara motor bernama Muhammad Rizki yang tengah berboncengan dengan temannya, Sujud Triwibowo. Mereka dihentikan oleh empat pelaku yang melukai korban dengan senjata tajam.

    Rizki mengalami luka sobek di kepala bagian kanan dan kiri sedangkan Sujud mengalami luka di lengan kiri.

    Setelah melukai korban, begal motor itu melarikan sepeda motor korban jenis Honda BeAT. Warga sekitar yang mengetahui kejahatan itu mengejar pelaku hingga ke Jalan Tanjung Barat.

    Satu pelaku perampasan sepeda motor yang berinisial MN terjatuh di Jalan Tanjung Barat. Massa langsung mengeroyok anggota komplotan begal itu hingga MN meninggal di lokasi. Pada saat ini jenazahnya berada di RS Polri.

    Tiga begal lain dibawa ke Polsek Jagakarsa. Polisi kemudian membawa ketiga pelaku perampasan motor itu untuk diserahkan ke Polsek Pasar Minggu sesuai tempat kejadian.

    Selain menahan tiga anggota komplotan begal motor itu, polisi juga menyita dua sepeda motor dan dua celurit berukuran besar dan kecil. Tiga pelaku saat ini masih diperiksa lebih lanjut di Polsek Pasar Minggu.

    Baca juga: Hari ke-9, Api Masih Menyala di Lokasi Kebakaran Tumpukan Ban di Gunung Putri


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.