BPBD DKI: Pos Pantau Angke Hulu Status Waspada, 8 Wilayah Berpotensi Kena Dampak

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat tinggi muka air (TMA) Pos Pantau Angke Hulu, Jakarta Utara mencapai 175 sentimeter. BPBD mengeluarkan peringatan dini atau early warning system kepada warga yang bermukim di bantaran sungai.

    "Status waspada atau siaga 3," demikian bunyi cuitan akun Twitter @BPBDJakarta, Rabu malam, 28 April 2021.

    Ketinggian air ini tercatat per malam ini pukul 21.00 WIB. Kondisi cuaca di Pos Pantau Angke Hulu mendung. Hingga berita ini dibuat belum ada informasi termutakhir dari BPBD DKI.

    Dari pantauan BPBD DKI, ketinggian muka air pos pantau Angke Hulu mencapai 145 sentimeter pukul 20.00 WIB dengan status normal atau siaga 4. Cuaca saat itu gerimis.

    Status naik menjadi waspada atau siaga 3 sejam berikutnya lantaran tinggi muka air telah mencapai 175 sentimeter.

    BPBD menuliskan ada delapan wilayah yang mungkin terdampak naiknya ketinggian air tersebut. Delapan wilayah itu antara lain Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, dan Kembangan Utara. Selanjutnya, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedaung Kali Angke.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ikan Rahasia Dari Amerika

    CIA atau Badan Intelijen Amerika Serikat membuat sebuah robot berbentuk Ikan lele.