Banjir Rendam Permukiman Warga di Cipinang Melayu dan Kelapa Dua Wetan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Damkar bersiap menyedot air banjir di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta, Ahad, 21 Februari 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas Damkar bersiap menyedot air banjir di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta, Ahad, 21 Februari 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir kembali melanda kawasan RT 04 RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada Rabu malam, 28 April 2021 sekitar pukul 19.00 WIB.

    Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, mengunggah foto lokasi banjir yang terletak di Jalan Haji Amsir, Cipinang Melayu.

    "Lokasi penyedotan air di saluran PHB (penghubung) Sulaiman," kata dia dalam laporan tertulisnya, Rabu malam, 28 April 2021.

    Menurut dia, pihaknya menerjunkan enam unit quick respon (QR) dan 24 personil untuk menyurutkan air. Dari foto yang dikirimkannya, ketinggian air mencapai semata kaki orang dewasa.

    Tak hanya itu, banjir juga merendam Jalan Tanjung, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur di waktu yang sama. Ketinggian air kira-kira 30 sentimeter atau selutut orang dewasa.

    Air mulai menyurut sekitar pukul 20.00 WIB. "Air di Kelapa Dua Wetan mulai menurun jadi 10 sentimeter," ujar Gatot.

    Cipinang Melayu sudah menjadi wilayah langganan banjir di Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat memamerkan kondisi RW 03 dan 04 Cipinang Melayu yang tak banjir meski turun hujan pada 9 Februari 2021.

    Dia lalu menyandingkan foto kondisi lingkungan RW 04 Cipinang Melayu pada musim hujan 2017 dan 2021 itu di akun Instagram-nya.

    "Foto pertama adalah ketika pertama kali bertemu dengan Ibu Rumiati, warga RW 04 Cipinang Melayu pada masa kampanye 2017. Bahagia sekali tadi malam dapat berjumpa kembali dengan beliau dalam keadaan sehat dan tidak berbasah-basahan," ujar Anies di akun Instagram pribadinya, @aniesbaswedan.

    Selang beberapa hari, kawasan itu kembali diterjang banjir setelah hujan deras mengguyur.

    Baca juga: Kerap Banjir, Cipinang Melayu Bakal Dibangun Rumah Susun Panggung


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.