Terpopuler Metro: Klarifikasi Rizieq Shihab Soal Pesantren Hingga Taktik Mudik

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum terkait kasus kerumunan Megamendung di PN Jakarta Timur, Senin (19/4/2021). ANTARA/Yogi Rachman

    Sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum terkait kasus kerumunan Megamendung di PN Jakarta Timur, Senin (19/4/2021). ANTARA/Yogi Rachman

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah berita terpopuler metro sepanjang Kamis, 29 April 2021, adalah klarifikasi Rizieq Shihab soal sengketa lahan Pondok Pesantren Markaz Syariah di Megamendung. Berita lain yang menarik perhatian pembaca adalah taktik para pemudik untuk bisa pulang ke daerah asal sebelum larangan mudik Lebaran. 

    Dalam sidang perkara kerumunan di Megamendung, status lahan tempat pondok pesantren Markaz Syariah juga sempat disinggung. Pada saat ini kasus sengketa lahan pondok pesantren yang didirikan Rizieq Shihab itu sedang diusut oleh Bareskrim Polri atas laporan PTPN VIII.             

    Berikut rangkuman berita terpopuler di metropolitan sepanjang Kamis kemarin: 

    1. Rizieq Shihab sebut tidak menyerobot lahan PTPN VIII di Megamendung 

    Kepala Desa Kuta, Kusnadi, memberikan kesaksian soal lahan tempat Pondok Pesantren Markaz Syariah Argokultural yang didirikan Rizieq Shihab di Megamendung Bogor. Kusnadi menjadi saksi dalam sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 29 April 2021.

    Dalam kesaksiannya, Kusnadi menjelaskan lahan tempat berdirinya pesantren Rizieq bukan hasil serobotan. "Itu tanah beli dari masyarakat," ujar Kusnadi. 

    Saat ditanya Rizieq mengenai lahan pesantren yang berstatus alihgarap, Kusnadi membenarkannya. Ia mengaku menandatangani berkas dokumen alihgarap dari masyarakat kepada Rizieq. 

    "Pak Kades ingat enggak kalau dulu ada surat rekomendasi dari Bupati dan Gubernur, agar lahan itu menjadi CSR PTPN, ingat ya?" Rizieq bertanya. Kusnadi mengangguk menyetujui pernyataan Rizieq itu. 

    Rizieq memberikan bukti surat rekomendasi dan dokumen alihgarap itu kepada Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa. Ia juga memperlihatkan surat dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang berisi rekomendasi proses belajar mengajar di pesantren itu. 


    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.