Terupdate Metro: Bupati Tangerang Bicara Hari Buruh, PO Bus Naikkan Tarif Mudik

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja bersiap untuk mengikuti rapid test atau pemeriksaan cepat COVID-19 di Aula Serba Guna Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2020. Kemnaker melakukan rapid test COVID-19 terhadap 1000 pekerja dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional sebagai bentuk kepedulian pemerintah saat pandemi COVID-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Seorang pekerja bersiap untuk mengikuti rapid test atau pemeriksaan cepat COVID-19 di Aula Serba Guna Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2020. Kemnaker melakukan rapid test COVID-19 terhadap 1000 pekerja dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional sebagai bentuk kepedulian pemerintah saat pandemi COVID-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang-Berita terupdate di Metro diawali dengan pesan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar terkait rencana aksi para pekerja di Hari Buruh 2021 esok.

    Berikutnya adalah PO Bus AKAP mulai menaikkan tarif seiring mulai ramainya warga di Jabodetabek mudik mendahului penerapan larangan mudik pekan depan.

    1. Di Hari Buruh 2021 Bupati Tangerang Berpesan Ini 

    Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta agar Federasi dan Serikat Buruh di Kabupaten Tangerang mewaspadai potensi penularan Covid-19 pada peringatan Hari Buruh Internasional, Besok 1 Mei 2021.

    ADVERTISEMENT

    "Jangan sampai kluster Munggahan terjadi pada Hari Buruh," ujar Zaki saat Tasyakuran dalam rangka Hari Buruh Internasional 2021 di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat 30 April 2021.

    Klaster Munggahan Covid-19 terjadi di RW 028 , Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua dimana terdampat 92 orang positif covid-19 setelah menghadiri acara Munggahan di sekitar Jawa Barat.

    "Dari 60 warga yang ikut Munggahan, 10 hari kemudian 50 yang terinfeksi Covid-19 dan setelah dilakukan tracing ditemukan 37 orang lagi sehingga total yang tertular menjadi 92 orang," kata Zaki.

    Untuk memutus rantai penularan Zaki telah menginstruksikan RT tersebut dilockdown dan semua warga yang positif Covid-19 dirawat di rumah Singgah Covid-19 Hotel Yasmin. "Karena klaster Munggahan ini ruang perawatan di  Hotel Yasmin juga penuh," kata Zaki.

    Kepada sekitar 100 perwakilan buruh yang hadir dalam tasyakuran itu Zaki berharap buruh menimalisir kegiatan yang memicu kerumunan. "Kami membuka wadah untuk bermusyawarah dan berkomunikasi lainnya."

    Zaki juga mengimbau Serikat Pekerja dan Federasi Buruh lainnya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam kegiatan peringatan Hari Buruh, besok. "Patuhi prokes, terapkan 4 M (Menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan).

    Tasyakuran Hari Buruh Internasional diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. Seluruh peserta yang dari federasi  serikat buruh se Kabupaten Tangerang melakukan tes swab antigen sebelum masuk ruangan.

    Ketua Aliansi Tangerang Raya (ALTAR) Jayadi memastikan kegiatan buruh di Kabupaten Tangerang pada peringatan hari buruh besok tidak ada aksi demonstarsi. "Tapi akan kami isi dengan kegiatan bagi bagi masker, takjil dan diskusi," katanya. Pusat kegiatan Hari Buruh akan berlangsung di Citra Raya Tangerang.

    2. Beberapa PO Bus Mulai Naikkan Tarif Mudik

    Manajer Area Barat PT Rosalia Indah Transport, Winarso, mengatakan angkutan mudik bakal mulai menaikan tarif mulai Sabtu, 1 Mei 2021. "Besok mulai naik bertahap sekitar 25 sampai 50 persen," kata Winarso saat dihubungi, Sabtu, 30 April 2021.

    Menurut dia, kenaikan tarif angkutan antarkota antarprovinsi akan terus merangkak hingga periode larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei mendatang. Bahkan, kenaikan tarif bus AKAP diperkirakan bakal sampai 100 persen pada masa larangan lebaran.

    "Sekarang masih periode pramudik. Mulai besok seluruh PO sudah mulai menaik tarif."

    Selama periode larangan mudik, kata Winarso, pemerintah masih mengizinkan bus AKAP beroperasi dengan ketentuan mengangkut penumpang nonmudik. Ia memperkirakan puncak mudik tahun ini bakal terjadi lebih awal karena ada larangan mudik.

    Puncak mudik diperkirakan bakal terjadi pada 3-4 Mei 2021. "Tanggal 5 Mei kami perkirakan tidak akan banyak yang berangkat. Sebab tanggal 6 Mei pukul 00.01 pemerintah mulai menerapkan penyekatan."

    Selama masa pramudik, kata dia, pemerintah masih membolehkan armada bus mengangkut penumpang hingga 75 persen kapasistas. Sedangkan para periode larangan mudik, kapasitas dikurangi hingga 50 persen. "Makanya kami naikkan tarif selama periode mudik lebaran itu hingga 100 persen."

    Demikianlah berita soal Hari Buruh 2021 menjadi terupdate pada sore hingga malam ini. 

    Baca: PO Bus: Penumpang Mudik Lebaran Sudah Naik 25 Persen 

    JONIANSYAH HARDJONO | IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.