Update Covid-19 Jakarta, Ditemukan 789 Kasus Positif Baru

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kata

    Kata "COVID-19" tercermin dalam setetes jarum suntik dalam ilustrasi yang diambil pada 9 November 2020. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]

    JAKARTA- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan terdapat penambahan 789 kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Jumat, 30 April 2021. Jumlah itu didapat dari hasil tes PCR yang dilakukan terhadap 9.712 orang untuk mendiagnosis kasus baru.

    Terdapat pula 76 kasus reaktif Covid-19 dari tes rapid antigen yang dilakukan terhadap 4.757 orang. "Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya.

    Dengan begitu, saat ini tercatat ada 6.948 kasus Covid-19 aktif di Ibu Kota, baik dalam perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri. Jumlah itu meningkat 230 kasus jika dibandingkan dengan kemarin, Kamis, 29 April 2021.

    Secara kumulatif, ditemukan 408.620 kasus Covid-19 di DKI Jakarta hingga saat ini. Dari jumlah itu, sebanyak 394.939 orang dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 96,7 persen.

    Selebihnya, 6.733 orang telah meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen. "Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen," ujar Dwi.

    Selama sepekan terakhir Dinas Kesehatan mencatat persentase kasus positif Covid-19, atau positivity rate di Jakarta sebesar 8,6 persen. Sedangkan secara total sebesar 11 persen. Angka itu masih berada di atas standar yang ditetapkan oleh WHO, yaitu tak lebih dari 5 persen.

    Baca: Anies Baswedan Rapat dengan Jokowi Bahas Penanganan Covid-19


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.