Hari Buruh, Kapolda Metro Kawal Massa Hingga Gedung MK

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana unjuk rasa dalam May Day 2021 oleh buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Mei 2021. Tempo/M Yusuf Manurung

    Suasana unjuk rasa dalam May Day 2021 oleh buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Mei 2021. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran ikut mengantar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea yang memimpin massa Hari Buruh menuju Gedung Mahkamah Konstitusi.

    Ketiganya berjalan dari sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha menuju Gedung MK yang berjarak sekitar satu kilometer. Tiba di Gedung MK, hanya 20 orang yang diperkenankan masuk ke Gedung MK untuk menghindari kerumunan.

    Menurut Said Iqbal kedatangan mereka ke MK pada Hari Buruh ini untuk meminta Mahkamah membatalkan UU Cipta Kerja. "Kami meminta MK cabut dan batalkan UU Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan," ujar dia.

    Sebelumnya massa yang mendatangi kawasan Jalan Medan Merdeka Barat itu telah menjalani tes usap antigen yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Tes usap ini diikuti oleh massa yang mengikuti aksi Hari Buruh untuk menghindari penularan Covid-19.

    Baca juga: Aksi May Day 2021, KSPI: Batalkan dan Cabut UU Cipta Kerja


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi