Hari Pendidikan, Bupati Bogor Terus Evaluasi Metode Pendidikan Masa Pandemi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bogor, Ade Yasin saat meninjau lokasi banjir di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/10/2020). (FOTO ANTARA/HO-Pemkab Bogor)

    Bupati Bogor, Ade Yasin saat meninjau lokasi banjir di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/10/2020). (FOTO ANTARA/HO-Pemkab Bogor)

    TEMPO.CO, Cibinong -Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan terus mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan pendidikan di wilayah itu selama pandemi Covid-19.

    "Kami dari pemerintah daerah yang akan mengevaluasi serta memperbaiki metode pendidikan di masa pandemi ini. Agar anak-anak kita tetap mendapatkan pendidikan yang terbaik," ungkapnya terkait Hari Pendidikan Nasional di Cibinong, Bogor, Ahad, 2 Mei 2021. 

    Dia mengatakan, pandemi berdampak pada perubahan kebijakan metode pendidikan, dari semula tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Langkah tersebut demi keselamatan peserta didik ataupun pendidik dari risiko penularan COVID-19.

    Namun, menurut Ade Yasin, penerapan metode PJJ banyak terkendala, mulai dari kemampuan orangtua murid memfasilitasi gawai, kuota internet sehingga membuat metode belajar tidak terorganisir.

    "Di hari pendidikan ini, saatnya kita semua menyatukan langkah-langkah dan mencari jalan keluar bersama-sama," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

    Ia berharap para orang tua yang memegang peranan mulia sebagai pendidik utama bagi putra-putrinya maksimal dalam mengawal pelaksanaan PJJ. Kemudian, upaya lainnya, melakukan uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas di 170 sekolah.

    Ade Yasin bahkan memperpanjang uji coba yang semula hanya berlangsung 9 Maret hingga 10 April 2021, karena dianggap berjalan lancar. Tidak ditemukan sekolah yang menjadi klaster penularan Covid-19, meski beberapa sekolah masih kedapatan belum menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

    Di samping itu, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Bupati Bogor mengaku akan menekan angka putus sekolah. Data terakhir Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menunjukkan angka putus sekolah di wilayahnya, yaitu sebesar 0,062 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 0,203 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    ANTARA
    Baca juga: Terupdate Metro: Bupati Tangerang Bicara Hari Buruh, PO Bus Naikkan Tarif Mudik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.