Viral Kurir Ditodong Pistol, Pelaku Tak Mau Bayar Barang COD Rp 40 Ribu

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penodongan atau Pemalakan. yesweekly.com

    Ilustrasi penodongan atau Pemalakan. yesweekly.com

    TEMPO.CO, Bogor – Seorang kurir barang bernama Yoga Ardian melaporkan penodongan pistol yang dilakukan penerima barang ke Polsek Ciampea, Kabupaten Bogor, Ahad kemarin. Yoga merasa terancam karena ditodong pistol oleh pembeli barang yang menolak bayar Rp 40 ribu.  

    Kini Polsek Ciampea mengejar pelaku pengancaman kurir barang tersebut.  

    Yoga menceritakan kejadian itu berawal saat dirinya mengantarkan barang yang dipesan oleh pelaku dengan cara bayar Cash On Delivery atau COD pada Ahad 2 Mei 2021 sekitar pukul 11.00 . Namun, pelaku langsung membuka isi paketnya tanpa membayar terlebih dahulu barang yang dibeli secara online itu.

    “Saat dibuka mungkin isi pesanannya tidak sesuai dengan keinginan dia. Bukannya membayar dia malah masuk ke dalam dan kembali menodongkan pistol ke saya,” kata Yoga ketika dikonfirmasi, Ahad.

    Padahal harga barang yang dipesan oleh pelaku penodongan itu hanya Rp 40 ribu, kata Yoga, jauh lebih murah daripada harga senjata api yang ditodongkan kepadanya. 

    Yoga sudah menjelaskan kepada pelaku bahwa barang itu tidak bisa dibawanya kembali karena sudah dibuka oleh pelaku. “Ini mah malah nodong pistol, sambil membentak dia minta saya bawa kembali pesanannya dan dia gak mau bayar,” kata Yoga.

    Karena merasa terancam, warga Cikareo berusia 25 tahun itu pun melaporkan penodongan itu kepada polisi. “Kejadiannya sempat terekam juga oleh kamera handphone saya. Padahal saya sudah jelaskan kalau saya hanya kurir pengantar barang,” kata Yoga.

    Penodongan terhadap kurir pengantar barang itu kini viral setelah videonya tersebar di media sosial. 

    Kapolsek Ciampea Komisaris Beben Susanto, menyebut sudah menginstruksikan kepada jajarannya untuk menindaklanjuti pelaporan kurir yang menjadi korban penodongan senjata api itu. “Pelakunya lagi dicari ya,” kata Beben.

    M.A MURTADHO

    Baca juga: Polisi Tangkap Pria yang Acungkan Pistol di Duren Sawit


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.