Sore Nanti KRL Tak Berhenti di Tanah Abang, Penumpang Pilih Stasiun Alternatif

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung memadati jembatan penyeberangan multiguna Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 April 2021. Menjelang bulan Ramadan, pengunjung mulai memadati kawasan Pasar Tanah Abang untuk berbelanja berbagai barang, terutama busana. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pengunjung memadati jembatan penyeberangan multiguna Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 April 2021. Menjelang bulan Ramadan, pengunjung mulai memadati kawasan Pasar Tanah Abang untuk berbelanja berbagai barang, terutama busana. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - PT KCI meminta penumpang KRL dari Tanah Abang maupun hendak menuju ke kawasan itu untuk memilih stasiun alternatif pada Senin sore. Kereta Rel Listrik (KRL) kini tidak berhenti maupun berangkat dari Stasiun Tanah Abang mulai Senin sore imbas kepadatan orang belanja Lebaran di pasar Tanah Abang.  

    "Rekan Commuters mulai 3 Mei 2021, pukul 15.00-19.00 pengaturan pelayanan perjalanan KRL di Stasiun Tanah Abang mengalami perubahan," tulis PT KCI lewat akun Twitter @CommuterLine, Senin 3 Mei 2021.

    Perubahan pelayanan perjalanan KRL ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19 akibat kepadatan aktivitas di kawasan Pasar Tanah Abang.

    Penumpang KRL tujuan Stasiun Tanah Abang pada jam tersebut diminta turun di stasiun alternatif terdekat. PT KCI mengatakan ada 3 stasiun KRL alternatif yaitu Stasiun Duri, Stasiun Karet dan Stasiun Angke.

    Perjalanan KRL dari Serpong, Rangkasbitung dan Parung Panjang tujuan Tanah Abang juga mengalami perubahan. Perjalanan pulang pergi hanya sampai Stasiun Palmerah.

    Perjalanan KRL dengan relasi Bogor, Depok, Kampungbandan, Nambo-Jatinegara, Angke juga tidak berhenti di Stasiun Tanah Abang.

    PT KCI mengingatkan perubahan layanan di Stasiun Tanah Abang ini hanya berlaku pada pukul 15.00-19.00. "Di luar waktu yang sudah ditentukan, layanan KRL tetap beroperasi normal seperti biasa," kata  akun Twitter PT KCI.

    Penghentian layanan KRL untuk sementara pada jam tersebut adalah keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Penyesuaian jadwal perjalanan KRL dilakukan karena sebagian besar pengunjung Pasar Tanah Abang datang dan pergi menggunakan kereta.

    Kebijakan ini menyesuaikan kondisi terkini Pasar Tanah Abang yang dikunjungi hingga 100.000 orang pada siang hari. Kerumunan orang di masa pandemi itu dikhawatirkan akan memicu kasus Covid-19 kembali melonjak.  

    KRL akan kembali beroperasi normal pada sore hingga malam hari di Stasiun Tanah Abang jika jumlah kepadatan pengunjung dapat terkendali. "Apabila sudah tidak padat, mungkin akan beroperasi normal lagi," ujar Anies Baswedan.

    Baca juga: Terpopuler Metro: Vokalis Deadsquad Dicokok, Demo May Day Hingga KRL Tanah Abang



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.