Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Naik 3 Persen Hari Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara revitalisasi Stasiun Bekasi di Jawa Barat, Selasa 20 April 2021. Progres revitalisasi Stasiun Bekasi yang termasuk dalam bagian proyek pembangunan rel dwi ganda atau Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang paket B sudah mencapai 77,84 persen dan ditargetkan selesai akhir tahun 2021. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

    Foto udara revitalisasi Stasiun Bekasi di Jawa Barat, Selasa 20 April 2021. Progres revitalisasi Stasiun Bekasi yang termasuk dalam bagian proyek pembangunan rel dwi ganda atau Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang paket B sudah mencapai 77,84 persen dan ditargetkan selesai akhir tahun 2021. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter Anne Purba mengatakan, volume pengguna kereta rel listrik atau KRL hari ini , Senin, 3 Mei 2021, naik ketimbang pekan lalu. KAI Commuter mencatat terdapat 172.852 penumpang kereta di seluruh stasiun hingga pagi ini pukul 09.00 WIB.

    "Bertambah sekitar 3 persen dibanding Senin, 26 April 2021 di waktu yang sama, yaitu 166.914 orang," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 3 Mei 2021.

    Kenaikan jumlah penumpang terjadi di Stasiun Depok Baru, Bekasi, dan Sudimara. Pengguna kereta yang naik dari Stasiun Depok Baru mencapai 8.180 orang atau naik 10 persen.

    Di Stasiun Bekasi ada 9.900 orang atau naik 4 persen. Penumpang KRL yang berangkat dari Stasiun Sudimara sebanyak 5.664 orang atau naik tiga persen.

    Penurunan jumlah penumpang hanya terjadi di Stasiun Cilebut. "8.525 pengguna atau turun satu persen," ujar dia.

    KAI Commuter meminta penumpang mengatur waktu perjalanannya untuk menghindari antrean atau kepadatan di stasiun. Salah satu caranya dengan melihat informasi situasi stasiun via aplikasi KRL Access.

    KAI Commuter juga masih menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 untuk seluruh penumpang KRL. Penumpang wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum atau sesudah naik kereta. "Selain itu apabila terjadi kepadatan, petugas akan menyekat area stasiun," kata Anne.

    Baca: Sore Nanti KRL Tak Berhenti di Tanah Abang, Penumpang Pilih Stasiun Alternatif


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.