Cium Tangan Rizieq Shihab, Haris: Habib Saya Mohon Maaf

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sidang kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang hanya bisa dipantau melalui layar televisi Pengadilan pada Kamis, 22 April 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Suasana sidang kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang hanya bisa dipantau melalui layar televisi Pengadilan pada Kamis, 22 April 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Petamburan pada 14 November 2020, Haris Ubaidillah meminta maaf kepada Rizieq Shihab dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin 3 Mei 2021.

    "Acara ini adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Habib saya mohon maaf," kata Haris sambil menghampiri Rizieq Shihab dan mencium tangannya.

    Adegan itu terjadi setelah jaksa bertanya kepada Haris tentang tujuan digelarnya acara di Petamburan tersebut. Selain Maulid, acara tersebut dibarengi juga dengan pernikahan putri Rizieq Shihab.

    Haris mengatakan, ia mengetahui acara tersebut dari eks Ketua FPI Ahmad Shabri Lubis. Ia bersama panitia lain pun berinisiatif menggelar acara akad nikah putri Rizieq itu di panggung perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan.

    "Pada saat itu KH Shabri tidak bisa berikan jawaban menunggu konfirmasi dari Habib Rizieq Shihab. Dan saya ingin mengatakan apakah ini saya harus mengucapkan syukur atau ucapkan istighfar," ujar Haris Ubaidillah sambil tersedu.

    Menurut Haris, Rizieq Shihab kemudian setuju acara akad nikah putrinya digelar di panggung acara pengajian tersebut. Syaratnya, kata dia, Rizieq meminta diterapkan protokol kesehatan. "Karena saat Habib Rizieq setuju dengan catatan melaksanakan protokol kesehatan akhirnya akad nikah dilaksanakan di panggung perayaan maulid," jelasnya.

    Baca juga: Bersaksi di Sidang, Eks HILMI-FPI Sebut Rizieq Shihab Perintah Perbaiki Gereja


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.