Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Penutupan Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung bermain pasir di Pantai Ancol, Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2020. Warga mulai memadati sejumlah tempat wisata dan rekreasi pada masa cuti bersama dan libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pengunjung bermain pasir di Pantai Ancol, Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2020. Warga mulai memadati sejumlah tempat wisata dan rekreasi pada masa cuti bersama dan libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan sedang mempertimbangkan penutupan tempat wisata pada saat libur Lebaran. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan pakar, epidemiolog, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pemerintah pusat soal kebijakan itu. 

    Menurut Wagub DKI Riza Patria, kebijakan penutupan tempat wisata pada saat libur Lebaran akan diambil berdasarkan keputusan bersama. Usulan dari berbagai pihak terkait tempat wisata itu akan menjadi pertimbangan. 

    "Nanti kita lihat apakah pas Lebaran akan ditutup atau dibuka dengan pembatasan atau yang lain akan kami putuskan segera," tutur dia di Balai Kota DKI pada Selasa, 4 Mei 2021.

    Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengusulkan agar tempat wisata di kawasan Jabodetabek ditutup sementara saat libur Lebaran atau saat pembatasan mudik. Usul ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan Kodam Jaya dan Pemerintah DKI di Polda Metro Jaya hari ini, Selasa, 4 Mei 2021.

    "Dalam rapat lintas sektoral disampaikan, kami minta keputusan dari Dinas Pariwisata kalau bisa seperti tahun kemarin, ditutup saja," ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar Marsudianto di kantornya, Jakarta Selatan.

    Meskipun begitu, Marsudianto mengatakan pihaknya juga akan mempertimbangkan masukan dari Kementerian Pariwisata, jika menginginkan agar tempat wisata tetap beroperasi selama libur Lebaran. Marsudianto menjelaskan ada mekanisme yang bisa diterapkan untuk mencegah membeludaknya jumlah pengunjung di tempat wisata saat larangan mudik.

    Supaya tidak terjadi kerumunan di tempat wisata, tiket dibeli secara online, kemudian dibatasi hanya 50 persen. "Kalau masih ada juga kerumunan, kami akan lakukan penyekatan buka tutup sementara waktu," ujar Marsudianto.

    Baca juga: Tempat Wisata Disarankan Tutup Saat Libur Lebaran 2021


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H