Perempuan Ini Tega Aborsi Janinnya karena Takut Tak Mampu Menafkahinya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi aborsi. PEDRO ARMESTRE/AFP/Getty Images

    Ilustrasi aborsi. PEDRO ARMESTRE/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Seorang wanita inisial SI (27) ditangkap kepolisian karena melakukan aborsi. Perempuan itu menggugurkan kandungannya yang berusia enam bulan dengan cara minum obat dan membuang janinnya di tempat sampah sebuah pusat perbelanjaan di Tangerang Selatan.  

    "Alasan tersangka aborsi karena dia takut tidak mampu menafkahi anaknya itu," kata Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Iman Imanudin, Selasa 4 April 2021.

    Menurut Iman, tersangka sudah mempunyai seorang anak. Suaminya bekerja sebagai driver ojek online. 

    Tindakan aborsi perempuan itu diketahui setelah janin berusia usia enam bulan tersebut dibuang di tempat sampah toilet salah satu pusat perbelanjaan di Pagedangan, Tangsel.

    "Janin usia enam bulan itu ditemukan oleh petugas kebersihan mal yang curiga melihat isi tempat sampah di toilet karyawan ada kantong kresek warna hitam dengan isi yang cukup besar," ujarnya.

    Curiga dengan temuan itu, saksi memberitahukan kepada rekan kerjanya. Setelah kantong plastik itu dibuka, terdapat mayat bayi jenis kelamin perempuan.

    "Saksi melapor ke Polsek Pagedangan lalu kita tindak lanjuti dan memeriksa TKP di lokasi kejadian, setelah memeriksa TKP selama dua jam pelaku berhasil diamankan di rumah orang tuanya di Ciputat," kata Iman.

    Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, perempuan itu menggugurkan kandungannya dengan meminum obat yang dibeli secara online seharga Rp 1,5 juta. 

    Tersangka kasus aborsi ilegal itu dikenakan pasal 342 KUHPidana dan atau pasal 341 KUHPidana dan atau pasal 346 tentang aborsi terhadap anak yang masih dalam kandungan dengan ancaman hukman penjara paling lama sembilan tahun.

    MUHAMMAD KURNIANTO

    Baca juga: Polisi Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Bekasi, Pelaku Cuma Tenaga Kebersihan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.