Balik dari Mudik ke Bekasi, Siap-siap Dikarantina di RSD Stadion Patriot

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menunjukkan bekas suntikan Vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sebanyak 14.060 vaksin pada tahap awal untuk diberikan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan menangani pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia khususnya Kota Bekasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menunjukkan bekas suntikan Vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sebanyak 14.060 vaksin pada tahap awal untuk diberikan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan menangani pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia khususnya Kota Bekasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyiapkan rumah sakit darurat (RSD) Stadion Patriot sebagai tempat karantina perantau yang lolos dari penyekatan mudik petugas di lapangan.

    "Kalau ada yang nakal, terus lolos pulang, kita taruh di GOR," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa, 4 Mei 2021.

    Pada saat ini, kondisi RSD Stadion Patriot Bekasi kosong. Tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di sana karena kasus corona di Kota Bekasi cenderung melandai. Adapun kapasitas tempat tidur di sana mencapai 110.

    Wali Kota Bekasi itu mengatakan alasan RSD Stadion dipakai tempat karantina untuk memudahkan petugas melakukan tes Covid-19 kepada pemudik. Jika hasil tes menunjukkan positif, kata dia, pasien langsung diinapkan sampai negatif.

    "Fasilitasnya ada, tempat tidurnya ada, kamar mandinya ada. Semuanya ada. Fasilitas kesehatan lengkap," ucap Rahmat Effendi.

    Rahmat meminta kepada warga Kota Bekasi untuk mematuhi imbauan pemerintah, tidak melakukan mudik lebaran karena dikhawatirkan terjadi lonjakan kasus Covid-19. Padahal kondisi penularan Covid-19 di Kota Bekasi saat ini cenderung melandai.

    "Tolong untuk tidak coba-coba keluar dari Kota Bekasi. Di rumah, di lingkungan Kota Bekasi saja, jaga jarak, prokes dijalankan, karena dikhawatirkan gelombang Covid-19 terjadi setelah interaksi transmisi dari kampung," kata Rahmat Effendi.

    ADI WARSONO

    Baca juga: Ade Yasin Kerahkan 40 Camat Bendung Mudik Luar Jabodetabek, Ini Alasannya



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H