Sehari Sebelum Larangan Mudik, Penumpang Padati Pelabuhan Merak

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah calon penumpang kapal ferry bersiap antre di depan loket layanan tes deteksi COVID-19 dengan metode GeNose C19 di Pelabuhan Merak, banten, Selasa, 4 Mei 2021. Otoritas Pelabuhan Merak mewajibkan para penumpang kapal ferry menjalani tes GeNose C19 lebih dahulu untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    Sejumlah calon penumpang kapal ferry bersiap antre di depan loket layanan tes deteksi COVID-19 dengan metode GeNose C19 di Pelabuhan Merak, banten, Selasa, 4 Mei 2021. Otoritas Pelabuhan Merak mewajibkan para penumpang kapal ferry menjalani tes GeNose C19 lebih dahulu untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Sehari sebelum larangan mudik diberlakukan, para pemudik mulai memadati kawasan Pelabuhan Merak, Banten pada Rabu dini hari, 5 Mei 2021.

    Para penumpang pejalan kaki tampak memadati sejumlah loket penjualan tiket kapal penyeberangan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. "Kami terpaksa mengantre untuk membeli tiket kapal," kata Suyadi, seorang pemudik yang membeli tiket di Pelabuhan Merak.

    Penumpukan terjadi karena para penumpang ini datang berbarengan. Meski demikian penjualan tiket berlangsung lancar karena petugas membuka enam loket untuk melayani penumpang yang hendak ke Pulau Sumatera itu.

    "Kami hanya menunggu sekitar tiga puluh menit untuk mendapat tiket," kata Suyadi yang mengaku bekerja sebagai buruh bangunan di Bogor, Jawa Barat.

    Pemudik lain, Mono Suharmono, juga harus mengantre bersama dua anaknya untuk mendapatkan tiket kapal yang menyeberangkan mereka ke Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung.

    Mono mengatakan dia rela mengantre agar bisa pulang ke kampung halaman tanpa menemui kendala. "Jika berangkat pada 6 Mei dipastikan menemui kendala larangan mudik," katanya.

    Karenanya, dia rela mengantre selama 20 menit untuk mendapatkan tiket penyeberangan, kata pemudik dengan tujuan Kota Bandar Lampung ini.

    Sementara itu, Manajer Usaha Pelabuhan ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Heru Wahyono mengatakan pihaknya mengoperasikan 29 kapal ro-ro untuk melayani penyeberangan penumpang menuju Pelabuhan Bakauheni.

    "Kami tetap memberikan pelayanan terbaik dan semua penumpang bisa diseberangkan dengan lancar," katanya.

    Pemerintah mulai memberlakukan larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei 2021. Warga yang tak memiliki kepentingan mendesak dilarang bepergian untuk mencegah penyebaran Covid-19. Aparat pun mulai menyiapkan posko penyekatan di beberapa titik.

    Baca juga: Wagub DKI Sebut Aturan SIKM Akan Segera Diumumkan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.