Demokrat: AHY Dijadwalkan Bertemu Anies Baswedan Hari Ini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kiri) menyapa pengungsi korban bencana alam tanah longsor di Kota Kupang, NTT, Selasa 27 April 2021. Dalam kunjungan tersebut AHY menyempatkan meninjau kondisi para pengungsi di daerah itu serta sekaligus menyalurkan bantuan sembako sebanyak lima truk untuk korban bencana alam di lima kabupaten di NTT.ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kiri) menyapa pengungsi korban bencana alam tanah longsor di Kota Kupang, NTT, Selasa 27 April 2021. Dalam kunjungan tersebut AHY menyempatkan meninjau kondisi para pengungsi di daerah itu serta sekaligus menyalurkan bantuan sembako sebanyak lima truk untuk korban bencana alam di lima kabupaten di NTT.ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dijadwalkan menyambangi Fraksi berlambang Mercy di Kebon Sirih pada Kamis siang, 6 Mei 2021. "Hari ini dijadwalkan untuk silaturahmi dengan Fraksi Demokrat DPRD DKI," kata anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI, Mujiyono, saat dihubungi.

    AHY memang telah menjadwalkan untuk safari dengan mengunjungi Fraksi Demokrat di Jabodetabek pada Ramadan ini. Kedatangan AHY, kata dia, untuk menguatkan kembali semangat kader Partai Demokrat.

    Ketua Komisi A DPRD DKI itu mengatakan AHY juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Gubernur DKI Anies Baswedan. "Karena tokoh politik pasti yang dibicarakan mengenai dinamika politik," ujarnya.

    Namun, Mujiyono belum mengetahui secara pasti pembahasan yang akan dibicarakan ketua umumnya. "Nanti akan ada sesi doorstop. Silahkan tanya saja nanti."

    Baca juga: Survei LP3ES: Elektabilitas Demokrat Salip Gerindra, AHY Populer

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.