Jaksa Ragukan Saksi Ahli Rizieq Shihab, Aksi Saling Tunjuk Kembali Terjadi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eks Ketum FPI Ahmad Sobri Lubis bersama Ketua Presidium Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Ma'arif saat bersaksi di persidangan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 6 Mei 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Eks Ketum FPI Ahmad Sobri Lubis bersama Ketua Presidium Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Ma'arif saat bersaksi di persidangan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 6 Mei 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aksi saling tunjuk kembali terjadi di sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 6 Mei 2021. Ketegangan itu terjadi usai jaksa penuntut umum (JPU) menyampaikan keraguan atas keahlian pakar hukum yang diajukan tim kuasa hukum Rizieq, yaitu ahli hukum pidana dari Universitas Krisnadwipayana Abdul Chair Ramadhan. 

    Koordinator JPU Teguh Suhendro sebelumnya menanyakan kepada ahli soal sah atau tidaknya dakwaan terhadap Rizieq dalam perkara kerumunan Petamburan. Abdul kemudian menjawabnya menggunakan pendapat ahli hukum lain. 

    "Sepanjang jaksa mendakwa seseorang dengan adanya pasal dakwaan yang sebelumnya tidak ada dalam laporan hasil penelitian, maka menurut Mas Achmad itu adalah dakwaan palsu, dan saya setuju sependapat dengan ahli itu," ujar Abdul di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 6 Mei 2021. 

    Jaksa lantas menanyakan hal lain terkait persoalan perbedaan PSBB dengan karantina wilayah. Mendapat pertanyaan di luar bidangnya, saksi ahli merasa sedang dites oleh jaksa dan menjawab dengan nada tinggi. 

    Hakim Ketua Suparman Nyompa kemudian mencoba melerai hal itu dan meminta jaksa menanyakan hal yang berdasarkan bidang saksi saja. "Dalam hukum acara, hendaknya kita membatasi. Jangan kita mengetes kemampuan ahli," kata Suparman. 

    Jaksa kemudian menyatakan keraguannya terhadap Abdul. "Ini kan berdasarkan keahlian. Jangan sembarangan kami juga ada bukti di sini, banyak. Ini kok ahli begini?" kata jaksa. 

    Mendengar hal itu, kuasa hukum Rizieq marah dan berteriak kepada jaksa. Aziz Yanuar, salah satu kuasa hukum Rizieq, terlihat menunjuk pihak jaksa dan membuka masker sambil meneriakkan sesuatu. 

    "Sudah kita stop sampai di situ, panjang nanti waktunya sampai sore nanti," kata Suparman menengahi mereka. 

    Suparman kemudian meminta pihak jaksa mencukupi pertanyaan kepada saksi ahli itu. Ia kemudian meminta Abdul meninggalkan ruangan. "Sudah semakin tinggi bahasanya, ya. Yang kami perlukan pragmatis saja, ya," kata Suparman. 

    Hari ini Rizieq Shihab menjalani sidang untuk perkara kerumunan di Petamburan dan Megamendung. Selain saksi ahli, Ketua Presidium Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Ma'arif dan mantan Ketua Umum DPP FPI Ahmad Sobri Lubis juga menjadi saksi dalam sidang itu. Mereka memberikan keterangan terkait kerumunan penjemputan Rizieq di Bandara, Megamendung, dan Petamburan.

    Baca juga: Begini PA 212 Singgung Peran Mahfud MD di Kerumunan Penjemputan Rizieq Shihab


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WHO: Varian Delta Covid-19 Diduga lebih Menular dan Perlu Diwaspadai

    Varian Delta dianggap lebih menular dibandingkan varian sebelumnya. WHO sekaligus menilai bahwa varian delta covid-19 itu perlu diwaspadai.