Hendak Mudik ke Sumatera, 336 Kendaraan dari Wilayah Polda Banten Diputar Balik

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Kepolisian memeriksa dokumen pengendara yang melintas di check point penyekatan arus mudik Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Banten, Kamis, 6 Mei 2021. Petugas gabungan memberlakukan penyekatan pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H guna mengantisipasi risiko peningkatan kasus penularan COVID-19. ANTARA/Galih Pradipta

    Petugas Kepolisian memeriksa dokumen pengendara yang melintas di check point penyekatan arus mudik Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Banten, Kamis, 6 Mei 2021. Petugas gabungan memberlakukan penyekatan pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H guna mengantisipasi risiko peningkatan kasus penularan COVID-19. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Tangerang-Sedikitnya 336 kendaraan hendak mudik, yang terdiri dari kendaraan roda dua, roda empat, bus, travel dan kendaraan lainnya diputarbalikkan dalam Operasi Ketupat Maung 2021 Polda Banten.

    "Kendaraan kami minta putar balik karena masih nekat melakukan mudik Lebaran," ujar Kepala Bidang Humas Polda Banten Komisaris Besar  Edy Sumardi, Minggu 8 Mei 2021.

    Jumlah kendaraan yang diputarbalikan itu, kata Edy, merupakan hasil hari ketiga Operasi Ketupat Maung Tahun 2021 Sabtu 8 Mei 2021.

    Adapun jumlah kendaraan yang di putarbalikkan terdiri dari roda sebanyak 133 , roda 4 sebanyak 189,Bus 5 kendaraan dan travel 9 kendaraan.

    Adapun hasil operasi penyekatan pada Jumat 7 Mei ada 308 kendaraan yang dipaksa memutar balik dengan rincuan 93 kendaraan roda dua, 185 kendaraan roda 4, Bus 11 kendaraan dan travel 2 kendaraan, lainnya 17 kendaraan."Dari 308 kendaraan yang diputarbalikkan ada 265 pemudik yang akan melakukan mudik,"ujar Edy.

    Edy Sumardi mengatakan penyekatan dilakukan di 19 titik di wilayah hukum Polda Banten dengan melibatkan 731 personel gabungan yang terdiri dari Polri 338 personel, TNI 78 personel, Satpol PP 88 personel, dan lainnya 234 personel.

    Edy Sumardi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan mudik Lebaran mengingat situasi pandemi Covid-19 masih tinggi.

    "Untuk itu kami tidak pernah bosan untuk mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan mudik Lebaran, lebih baik silaturahmi menggunakan teknologi saja. Semua itu kita lakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19."

    Baca juga : Larangan Mudik, Polda Banten Sekat Jalan Tikus dan Setop Penumpang di Bakauheni

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.