2 Penerbangan Angkut WNA Cina Hari Ini Dikabarkan Mendarat di Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang calon penumpang pesawat melihat jadwal keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 20 Maret 2021. PT Angkasa Pura II (Persero) mengalihkan tujuh penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Internasional Soekarno Hatta akibat tergelincirnya pesawat Trigana Air Boeing 737-500 di Bandara Halim Perdanaksuma sekitar pukul 11.26 WIB. ANTARA FOTO/Fauzan

    Seorang calon penumpang pesawat melihat jadwal keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 20 Maret 2021. PT Angkasa Pura II (Persero) mengalihkan tujuh penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Internasional Soekarno Hatta akibat tergelincirnya pesawat Trigana Air Boeing 737-500 di Bandara Halim Perdanaksuma sekitar pukul 11.26 WIB. ANTARA FOTO/Fauzan

    TEMPO.CO, Tangerang- Dua pesawat yang mengangkut  warga negara asing atau WNA Cina dikabarkan akan kembali mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, pada hari ini Senin 10 Mei 2021.

    Berdasarkan informasi yang Tempo terima dari pihak yang mengetahui kabar ini, penerbangan pertama adalah pesawat Garuda Indonesia GA 8990 dari Guangzhou yang mengangkut 94 penumpang dijadwalkan mendarat pukul 18.20. Kedua, pesawat Lion Air JT2618 dari Wuhan mengangkut 66 penumpang dijadwalkan mendarat pukul 20.15.

    Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M Holik Muwardi yang dikonfirmasi Tempo menyebut dua penerbangan tersebut tak ada dalam data mereka. "Kalau di data kami yang  2 ini tidak, mungkin bukan penerbangan reguler," kata Holik.

    Ia mengatakan rencana jadwal penerbangan 10 Mei 2021 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdiri dari 39 penerbangan domestik keberangkatan yang mengangkut 2.966 penumpang dan 42 penerbangan yang mengangkut 2.663 penumpang.

    Adapun penerbangan keberangkatan internasional sebanyak 13 penerbangan yang mengangkut 735 penumpang, dan 14 penerbangan kedatangan yang mengangkut 1.013 penumpang.

    Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara belum merespons konfirmasi Tempo terkait kedatangan rombongan WNA Cina tersebut.

    Sebelumnya,  Dirjen Imigrasi telah mengkonfirmasi tiga penerbangan dari Cina dalam satu pekan ini yaitu kedatangan 160 WNA dengan pesawat China Southern Airlines CZ387 (regular flight) dari Guangzhou RRT di Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu pagi 8 Mei 2021 pukul 05.00 WIB.

    Kamis 6 Mei sebanyak 46 mendarat pukul 11.50  menggunakan pesawat Xiamen Air MF855 dari Fozhou dan Selasa 4 Mei, pukul 14.55, sebanyak 85 WN Cina dan 3 WNI tiba di Bandara Soekarno-Hatta menumpang
    pesawat China Southern Airlines (charter flight) dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen.

    Dalam keterangan tertulis Sabtu malam, Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara mengatakan seluruh WNA telah memenuhi aturan keimigrasian dengan jenis visa dan kegiatan yang sesuai dengan Peraturan Menkumham Nomor 26 Tahun 2020 yaitu untuk kegiatan bekerja. "Bukan untuk kunjungan wisata," ujarnya.

    Seluruh WNA, menurut dia, telah mengantongi rekomendasi dari instansi yang berwenang.

    Sebelum dilakukan pemeriksaan keimigrasian, seluruh penumpang WNA Cina itu telah mendapatkan rekomendasi oleh pihak KKP Kementerian Kesehatan. "Petugas imigrasi tidak akan memberikan izin masuk jika para penumpang tidak lulus pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kedatangan orang dari luar negeri yang telah ditentukan oleh Satgas Penanganan Covid-19," ujar Anggakara.

    Baca juga: 157 WNA Asal Cina Tiba Lagi di Cengkareng, Imigrasi: Untuk Bekerja Bukan Wisata

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.