Anies Baswedan Minta Salat Ied di Rumah atau Masjid Terdekat

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan kepala daerah Jabodetabekpunjur memberikan keterangan soal pengendalian orang saat Idul Fitri 1442 Hijriah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 10 Mei 2021. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan kepala daerah Jabodetabekpunjur memberikan keterangan soal pengendalian orang saat Idul Fitri 1442 Hijriah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 10 Mei 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tak ada salat Idul Fitri atau salat Ied di Balai Kota tahun ini. Menurut dia, salat ied tak diperkenankan digelar di seluruh area perkantoran di Ibu Kota.

    "Tidak ada kegiatan salat ied yang dilakukan di perkantoran. Jadi semua dilakukan di rumah masing-masing," kata Anies saat konferensi pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin, 10 Mei 2021.

    Jika masyarakat ingin salat ied di luar rumah, Anies menganjurkan agar dilakukan di masjid terdekat. Dia meminta warga tidak pergi jauh untuk sekadar menjalankan ibadah salat ied.

    Tujuannya guna menghindari penularan Covid-19 lintas wilayah. Dengan salat di lokasi terdekat, maka masjid hanya diisi oleh orang-orang setempat.

    "Kalau datang di satu tempat ada yang datang dari kecamatan yang jauh dari berbagai wilayah, nanti bila terjadi sesuatu, tracingnya akan sulit," kata Anies Baswedan.

    Baca juga: Marah karena 239 Pejabat Tak Jalankan Instruksi, Anies Baswedan: Malu


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.