Larang Pendatang ke Tempat Wisata di Bogor, Ade Yasin: Khusus Wisatawan Lokal

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memberi makan dan merawat hewan di Royal Safari Garden, Cisarua, Kabupaten Bogor,  Jawa Barat, Kamis 16 April 2020. Taman Safari Indonesia Group tetap melakukan perawatan terhadap satwa untuk menjaga kesehatan dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Petugas memberi makan dan merawat hewan di Royal Safari Garden, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 16 April 2020. Taman Safari Indonesia Group tetap melakukan perawatan terhadap satwa untuk menjaga kesehatan dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Bogor – Bupati Bogor Ade Yasin melarang warga luar Bogor untuk berkunjung ke tempat wisata di wilayahnya pada saat libur Lebaran nanti. Meski tempat wisata di Kabupaten Bogor tidak ditutup, pengunjung yang diperbolehkan masuk hanya wisatawan lokal yang membawa surat hasil swab antigen negatif Covid-19. 

    Menurut Ade Yasin, tempat wisata di Kabupaten Bogor yang boleh beroperasi hanya yang berada di luar zona merah Covid-19. Itu pun dengan syarat penerapan aturan protokol kesehatan yang ketat dan diawasi oleh Satgas Covid-19.

    Jika ada pengelola tempat wisata kedapatan tidak mengindahkan aturan, tempat itu akan ditutup meski berada di luar zona merah. “Bagi wisatawannya juga wajib menunjukkan surat antigen 1x24 jam dan berlaku tiga hari,” kata Ade Yasin di Cibinong, Senin 10 Mei 2021.

    Ade meminta masyarakat luar wilayah Kabupaten Bogor menahan diri untuk tidak berwisata ke wilayahnya selama libur Lebaran atau masa larangan mudik 6-17 Mei 2021.

    Selama pemberlakuan larangan mudik, kendaraan dari luar Bogor akan diputar balik. “Yang di wilayah aglomerasi saja ketat pemeriksaannya, kalau yang dari luar sudah otomatis diputarbalikkan selama larangan mudik berlaku,” kata Ade.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.