Kebutuhan Pengungsi Kebakaran Penjaringan Buat 3 Hari Dijamin, Setelahnya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kebakaran di pemukiman padat di Jakarta

    Ilustrasi kebakaran di pemukiman padat di Jakarta

    Jakarta - Sekretaris Kelurahan Kapuk Muara Tomy Haryono, mengatakan pemerintah menjamin seluruh kebutuhan pangan kepada para pengungsi korban kebakaran di Gang Rawa Elok, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

    "Seluruh kebutuhan makanan kami pastikan tersedia. Dan kami jamin tidak akan kelaparan," kata Tomy saat ditemui di kantor Kelurahan Kapuk Muara, Senin, 10 Mei 2021.

    Kebakaran di Gang Rawa Elok di RT11 dan 12, RW4 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara itu terjadi pada Sabtu malam, 8 Mei 2021.

    Tomy mengatakan pemerintah akan mendirikan posko pengungsian dan memasok seluruh kebutuhan warga selama tiga hari. Ia memperkirakan posko bantuan tersebut bakal diperpanjang karena melihat kondisi para pengungsi yang sangat membutuhkan bantuan karena nyaris seluruh harta benda mereka habis dilalap si Jago Merah.

    "Sebenarnya prosedurnya bantuan dari pemerintah tiga hari. Tapi melihat kondisi yang ada bantuan dan posko yang didirikan pemerintah akan diperpanjang," ucapnya

    Ia mencatat jumlah pengungsi imbas kebakaran itu mencapai 1.499 orang. Adapun jumlah bangunan yang terbakar mencapai lebih dari 300 unit. "Sangat banyak yang terbakar karena di sana kondisinya rumah petak dan padat," ujarnya.

    Korban kebakaran, Yuli, 52 tahun, mengatakan bantuan dari pemerintah terus mengalir. Bahkan bantuan dari organisasi masyarakat hingga warga juga terus berdatangan. "Seluruh kebutuhan pengungsi memang terpenuhi. Yang tidak ada toilet. Kalau mau ke toilet harus keluar dan bayar Rp 2 ribu."

    Yuli berharap pemerintah menyediakan toilet portabel untuk para pengungsi. Selain itu, ia juga berharap pemerintah memberikannya terpal untuk menutupi atap rumahnya yang sudah ludes dilalap api.

    "Saya tidak mau tinggal di pengungsian. Saya lebih baik tidur di sini (rumahnya yang terbakar)," ucapnya. Ia mengatakan bakal berusaha membangun kembali rumahnya secara perlahan. "Kalau ada bantuan dari pemerintah untuk modal lebih baik," ujarnya ihwal pasca kebakaran tersebut.

    Baca juga : Babinsa Dikepung Debt Collector, Lurah: Baru Bertugas di Semper Timur 

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi