Kapolres Bogor Minta Masyarakat Tunda Mudik, Ingatkan Gelombang Covid-19 India

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto gabungan antara suasana pemudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang sebelum pelarangan mudik pada 4 Mei 2021 (depan) dengan suasana sepi di Terminal Terpadu Pulo Gebang saat pelarangan mudik di Jalur Keberangkatan Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin, 10 Mei 2021. Pada H-3 lebaran suasana Terminal Pulo Gebang sepi imbas dari penerapkan larangan mudik Lebaran pada 6 -17 Mei 2021 sebagai upaya pencegahan kasus penularan COVID-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Foto gabungan antara suasana pemudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang sebelum pelarangan mudik pada 4 Mei 2021 (depan) dengan suasana sepi di Terminal Terpadu Pulo Gebang saat pelarangan mudik di Jalur Keberangkatan Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin, 10 Mei 2021. Pada H-3 lebaran suasana Terminal Pulo Gebang sepi imbas dari penerapkan larangan mudik Lebaran pada 6 -17 Mei 2021 sebagai upaya pencegahan kasus penularan COVID-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Cibinong - Kapolres Bogor AKBP Harun meminta warga Kabupaten Bogor tidak memaksa mudik pada periode 6-17 Mei 2021. Harun mengingatkan gelombang kedua Covid-19 di India, yang terjadi setelah kerumunan perayaan keagamaan.   

    "Setelah melihat fenomena di India, kita langsung antisipasi. Kita koordinasi dengan semua pihak terkait," kata AKBP Harun di Cibinong, Senin 10 Mei 2021.

    Kapolres Bogor berharap masyarakat bersedia menunda tradisi mudik atau pulang kampung pada libur Lebaran ini. "Kita selalu ingatkan kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih ada."

    Menurut Harun, Polres Bogor melakukan pengawasan sejumlah kegiatan selama Ramadan yang kerap mengundang kerumunan. 

    "Di bulan puasa ini ada budaya ngabuburit, malamnya ngumpul-ngumpul, ini terus kita awasi jangan sampai terjadi kerumunan dan kelalaian yang dapat meningkatkan kembali kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor," ujarnya.

    Demi mengantisipasi masyarakat yang nekat mudik, Polres Bogor bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mendirikan posko penyekatan larangan mudik di delapan titik. 

    Delapan titik penyekatan mudik Lebaran itu dilakukan di Parungpanjang perbatasan dengan Tangerang, di Jasinga perbatasan dengan Lebak, di Gunungputri perbatasan dengan Bekasi, di Cileungsi perbatasan dengan Bekasi. Kabupaten Bogor juga melakukan penyekatan di Parung perbatasan dengan Depok, di Cibinong perbatasan dengan Depok, di Cigombong perbatasan dengan Sukabumi, dan di Simpang Gadog dari arah Jakarta.

    Baca juga: Pemerintah Terima Kedatangan 157 WNA Cina, Pengamat: Masyarakat Jadi Mau Mudik



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi