Anies Baswedan: Pasar Tanah Abang Ditutup Sesuai Siklus

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan penjagaan di Kawasan Blok A Pasar Tanah Abang yang mulai dipadati pengunjung di Jakarta, Ahad, 2 Mei 2021. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyiagakan 750 petugas untuk menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas melakukan penjagaan di Kawasan Blok A Pasar Tanah Abang yang mulai dipadati pengunjung di Jakarta, Ahad, 2 Mei 2021. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyiagakan 750 petugas untuk menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan penutupan sementara Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, merupakan siklus tahunan yang biasa dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Rabu besok, 12 Mei 2021, adalah hari terakhir pasar itu buka.

    "Hari terakhir bulan Ramadan tutup pasarnya, karena pedagang juga ikut libur Lebaran," kata Anies saat ditemui usai kunjungan ke Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Mei 2021. Pasar Tanah Abang akan dibuka kembali pada 19 Mei.

    Pengelola Blok A Pasar Tanah Abang Heri Supriyatna membenarkan pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara itu akan ditutup sementara untuk perawatan rutin, selain karena libur Lebaran. Perawatan itu meliputi pembersihan area pasar, perawatan suku cadang pada gedung dan bagian-bagian lain yang memang sudah harus dilakukan perawatan.

    Pengelola pasar mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada para pedagang sejak dua pekan selama Ramadan ini. Hingga Senin, 10 Mei, Blok A Pasar Tanah Abang terpantau padat pengunjung menjelang penutupan gedung.

    "Pengunjung sekarang tidak menentu, apalagi yang dari daerah tidak ada masuk lagi," kata Fahmi, pedagang busana di Pasar Tanah AbangMeski sebelumnya pengunjung Pasar Tanah Abang sempat mendapat sorotan karena membludak, namun tidak menyurutkan para pembeli untuk berbelanja.

    Baca: Pasar Tanah Abang Masih Ramai hingga Tadi Sore


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.