Taman Margasatwa Ragunan Tutup Hari Pertama Idul Fitri, Besok Buka 07.00-14.00

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat burung Pelikan (pelecanus onocrotalus) di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Ahad, 27 Desember 2020. Jumlah pengunjung yang diperbolehkan hanya 8.000 pengunjung, atau 50 persen dari kapasitas. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Pengunjung melihat burung Pelikan (pelecanus onocrotalus) di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Ahad, 27 Desember 2020. Jumlah pengunjung yang diperbolehkan hanya 8.000 pengunjung, atau 50 persen dari kapasitas. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Margasatwa Ragunan tutup pada hari pertama Idul Fitri, Kamis, 13 Mei 2021. Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan tempat wisata itu baru akan dibuka pada Jumat, 14 Mei 2021.

    "Sudah diatur dalam Pergub Nomor 63 Tahun 2018 bahwa hari pertama memang tutup. Sudah berjalan dari 2018," kata Wahyudi saat dikonfirmasi wartawan.

    Menurut Wahyu, besok Taman Margasatwa Ragunan akan kembali buka mulai pukul 07.00-14.00. Sesuai dengan Seruan Gubernur DKI di masa Libur Idul Fitri, jumlah pengunjung tempat wisata di Jakarta dibatasi hanya 30 persen dari kapasitas.

    "Maksimal 30 ribu. Kalau Lebaran memang banyak, 100 ribu per hari," ujar dia.

    Pengunjung yang boleh masuk Kebun Binatang Ragunan pada libur Lebaran ini hanyalah mereka yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta. Pengelola Ragunan menyiagakan sekitar 700 karyawan yang akan masuk besok untuk melayani pengunjung.

    Adapun pembelian tiket Ragunan dilakukan di lokasi. Namun, calon pengunjung harus daftar terlebih dahulu secara daring. Menurut Wahyu, hanya pengunjung yang sudah mendaftar online yang diperbolehkan masuk.

    Baca juga: Mau Libur Lebaran di Ragunan, Harus Pesan Tiket Online Dulu


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi