Peziarah Nekat Meski Ziarah Kubur Dilarang, Ini Kata Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga berziarah usai melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 H di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis, 13 Mei 2021. Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta melarang warga Ibu Kota untuk melaksanakan ziarah kubur saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Lebaran 2021. Larangan tersebut berlaku selama 5 hari, mulai Rabu (12/5) sampai dengan Minggu (16/5). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah warga berziarah usai melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 H di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis, 13 Mei 2021. Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta melarang warga Ibu Kota untuk melaksanakan ziarah kubur saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Lebaran 2021. Larangan tersebut berlaku selama 5 hari, mulai Rabu (12/5) sampai dengan Minggu (16/5). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ziarah kubur tetap dilarang hingga 16 Mei 2021, meski ada peziarah yang nekat masuk ke Tempat Pemakaman Umum (TPU). Anies mengatakan semua TPU di Jabodetabek masih ditutup bagi para peziarah.

    Adapun terhadap fenomena warga yang tetap nekat berziarah, Anies mengatakan pemerintah daerah akan merespons. "Nanti petugas kita diperbanyak," kata Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Mei 2021.

    Dalam kebijakan semua kepala daerah Jabodetabek, kegiatan ziarah kubur ditiadakan pada 12-16 Mei 2021. Kebijakan ini juga tertuang dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengendalian Aktivitas Masyarakat dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 pada Masa Libur Idul Fitri 1442 H.

    Namun, pada hari pertama dan kedua Idul Fitri, sejumlah TPU tetap didatangi peziarah. Beberapa peziarah nekat mengunjungi TPU Malaka 1, Jakarta Timur pada hari pertama Idul Fitri 1442 Hijriah.

    Seorang petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan atau PJLP pemakaman, Sai mengatakan, TPU Malaka 1 sulit ditutup karena menjadi akses warga menghubungkan wilayah Pondok Kelapa-Malaka-Pondok Kopi.

    "Instruksi Kepala TPU sebenarnya tutup, kami juga sudah pasang spanduk TPU tutup sementara untuk ziarah," ujar Sai seperti dikutip Antara.

    Baca juga: Ziarah Kubur Dilarang, Masyarakat Tetap Datangi TPU Malaka 1


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi