Cek Arus Balik Lebaran, Polisi Siapkan Rapid Test Antigen di Perbatasan Depok

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Rapid Test Antigen / Swab Test Antigen. REUTERS/David W Cerny

    Ilustrasi Rapid Test Antigen / Swab Test Antigen. REUTERS/David W Cerny

    TEMPO.CO, Depok - Polres Depok akan melakukan pengecekan ketat terhadap arus balik Lebaran untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 usai libur panjang. Warga Depok yang nekat mudik dan bakal kembali ke rumah usai libur lebaran, akan dites Covid-19 di pos penyekatan.  

    Satuan Lalu Lintas Polres Depok telah menyiapkan sedikitnya 7 posko yang akan menyambut para pemudik nekat pada arus balik Lebaran 2021.

    "Posko tersebut akan dijaga ketat aparat gabungan dan tim medis," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Depok Ajun Komisaris Besar Andi Indra Waspada, Jumat 14 Mei 2021.

    Apabila ada pengendara mobil maupun sepeda motor yang diidentifikasi sebagai pemudik akan diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan rapid test antigen Covid-19.

    "Akan disiapkan ribuan alat test antigen yang akan disebar ke masing-masing posko," kata Andi.

    Andi menyebutkan posko penyekatan arus balik Lebaran tersebut di antaranya SPBU Cilangkap, Jalan Raya Bojongsari di depan perumahan BSI, Sawangan, dan tiap-tiap exit tol.

    "Di SPBU Cilangkap dan Perumahan BSI akan disiapkan masing-masing 1.000 alat rapid test dengan asumsi yang diperiksa 200 orang setiap harinya," kata Andi.

    Di tiap exit tol menuju Depok akan disiapkan masing-masing 500 alat rapid test dengan asumsi ada 100 orang yang akan dites pada masing-masing exit tol setiap hari.

    "Gerbang tol Kukusan, Cisalak dan Brigif, akan disiapkan 500 alat rapid test antigen," kata Andi.

    Andi mengatakan, jika dalam pemeriksaan arus balik Lebaran itu ditemukan ada orang yang terindikasi Covid-19, akan langsung ditindaklanjuti oleh tim medis.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA 

    Baca juga: Anies Baswedan Siapkan Screening Arus Balik Lebaran Antisipasi Lonjakan Covid-19


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.