Arus Balik Lebaran Termasuk di Terminal Pulogebang Bakal Mulai 18 Mei, Jumlah?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang Bus AKAP (antar kota antar provinsi) duduk dengan menjaga jarak di Terminal Pulogebang, Jakarta, Ahad, 10 Mei 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Penumpang Bus AKAP (antar kota antar provinsi) duduk dengan menjaga jarak di Terminal Pulogebang, Jakarta, Ahad, 10 Mei 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus balik penumpang Lebaran diprediksi akan terjadi mulai 18 Mei 2021 dari berbagai daerah ke Jakarta, termasuk melalui  Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.

    "Prediksi saya setelah tanggal 17 Mei pasca larangan mudik," kata Kepala Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Bernard Pasaribu saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 15 Mei 2021.

    Bernard mengatakan sejak 1 Mei 2021 ada sebanyak 8.288 penumpang bus antarkota antarprovinsi (bus AKAP) yang berangkat dari Terminal Pulogebang.

    Menurut Bernard, para penumpang mudik Lebaran yang berangkat dari Terminal Pulogebang kebanyakan untuk tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur dan juga Sumatera.

    Dia menambahkan pihaknya juga akan melakukan tes swab antigen kepada penumpang bus AKAP yang tiba di Terminal Pulogebang.

    "Iya akan dilakukan tes swab antigen," ujar Bernard. 

    Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (Forkopimda DKI) melakukan dua lapis pengetatan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah hingga akhir Mei.

    Lapis pertama adalah sebelum memasuki kawasan Jakarta, lapis kedua ketika sudah sampai di Jakarta.

    Anies menjelaskan skrining di lapis pertama ada di pintu-pintu masuk menuju Jakarta.

    "Kalau kendaraan pribadi, skrining acak (random) bagi mereka yang masuk. Kedua, kendaraan umum, udara laut kereta api memang sudah dilakukan skrining antigen sebelum berangkat, sehingga kami bisa deteksi secara lebih baik jika ada warga yang masuk kawasan Jakarta dan bergejala dan berpotensi membawa COVID-19," ungkap Anies.

    Lapis kedua adalah di komunitas, Anies Baswedan menjelaskan Gugus Tugas RT/ RW akan berkoordinasi dengan jajaran Camat, Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan bersama-sama akan melakukan pendataan atas arus balik warga yang masuk ke wilayah itu.

    Baca juga : Balik dari Mudik, Siap-siap Dites Swab Antigen di Tol Bitung Tangerang
    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.