Pengunjung Ancol Membludak, Dirutnya Kena Omel Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memberikan imbauan kepada warga yang akan berwisata untuk kembali pulang di depan pintu masuk Ancol Taman Impian, Jakarta, Sabtu, 15 Mei 2021. Kawasan ini akan kembali dibuka pada Senin, 18 Mei 2021. ANTARA/Aprillio Akbar

    Petugas memberikan imbauan kepada warga yang akan berwisata untuk kembali pulang di depan pintu masuk Ancol Taman Impian, Jakarta, Sabtu, 15 Mei 2021. Kawasan ini akan kembali dibuka pada Senin, 18 Mei 2021. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengaku mendapatkan teguran dari Gubernur DKI Anies Baswedan setelah kawasan wisata di Jakarta Utara itu dikunjungi banyak wisatawan pada hari kedua Lebaran, Jumat, 14 Mei 2021.

    "Saya menerima teguran keras dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akibat konsentrasi wisatawan di kawasan pantai Ancol selama libur lebaran," kata Sahir melalui keterangan tertulisnya, Sabtu, 15 Mei 2021.

    Pada Jumat kemarin, Ancol diserbu 28.000 wisatawan. Kepadatan pengunjung selama pandemi itu, membuat Sahir memutuskan menutup kawasan Ancol sampai Senin, 17 Mei 2021.

    “Ini (penutupan ancol) merupakan tindak lanjut dari teguran Pak Gubernur. Diinstruksikan untuk langsung tutup pantai. Kami langsung bertindak sejalan dengan upaya Pemprov DKI untuk menekan potensi penyebaran virus Covid-19,” ujarnya.

    Ia menuturkan Ancol mempunyai daya tampung mencapai 192 ribu pengunjung. Selama Mada libur Lebaran ini Ancol hanya menerima pengunjung maksimal 30 persen dari kapasitas.

    Meski jumlah pengunjung kemarin masih dibawah 30 persen, tetapi Ancol memutuskan menutup kawasan wisatanya untuk mengantisipasi penularan Covid-19 dan meningkatkan protokol kesehatan.

    "Penutupan ini dimanfaatkan pihak Taman Impian Jaya Ancol untuk melakukan penguatan penerapan protokol kesehatan di seluruh kawasan," ujarnya.

    Selama ditutup, kata dia, pengelola akan menyemprotkan disinfektan di seluruh area vital rekreasi (pantai, jalan, promenade, toilet, loket gerbang, tenant-tenant restoran dan unit-unit rekreasi di dalamnya. Kemudian, penambahan signage dan tali pembatas pelarangan berenang di area pantai.

    Ancol juga akan menambah tali pembatas untuk social distancing di area promenade. “Kami akan melakukan disinfeksi ke seluruh area dan evaluasi penguatan penerapan protokol kesehatan di seluruh kawasan, upaya tersebut kami lakukan juga dalam rangka meningkatkan penerapan protokol kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan di seluruh area Taman Impian Jaya Ancol,” ujarnya.

    Sahur menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap saat Ancol dibuka kembali, pengunjung dapat bersama-sama menjaga seluruh protokol kesehatan agar dapat dijalankan secara disiplin demi kesehatan bersama.

    "Kepada pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara online dapat melakukan penjadwalan ulang kunjungan melalui https://reservasi.ancol.com yang berlaku untuk 2 kali sampai Desember 2021 atau melakukan refund tiket melalui https://goers.co/francol15mei,” ujarnya.

    IMAM HAMDI

    Baca juga: Usai Diserbu Pengunjung Libur Lebaran, Ancol Ditutup Hari Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.